Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Sharia Economic Forum Metro TV. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga
Kemenperin Genjot Promosi untuk Perluas Akses Pasar Industri Halal RI
Eko Nordiansyah • 12 February 2026 15:39
Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengenjot promosi produk halal hasil industri dalam negeri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendapatkan akses pasar tidak hanya di dalam, namun juga di luar negeri.
"Bagaimana kita mendapatkan akses pasar. Kita harus giat melakukan promosi, sosialisasi produk halal yang sudah kita miliki," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Sharia Economic Forum Metro TV, di Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Ia menyebut, Kemenperin melalui Pusat Pengembangan Industri Halal sudah membawa produk halal lokal untuk ikut pameran di luar negeri. Bahkan Indonesia sudah ditawarkan menjadi country partner untuk pameran produk halal skala global.
Selain itu, Kemenperin menggelar pameran Halal Indo sebagai wadah promosi produk halal lokal. Pada 2025, pameran Halal Indo dikunjungi 30 ribu orang dengan komitmen investasi diperkirakan mencapai Rp7,2 triliun.
"Kalau menurut data secara global, Indonesia itu menjadi negara yang attrack terbesar untuk industri halal mencapai USD1,6 miliar," ungkapnya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) dalam Sharia Economic Forum Metro TV, di Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga
Agus menyakini, potensi pengembangan industri halal di Indonesia masih cukup besar. Untuk itu, pemerintah akan berupaya mendorong agar potensi ini bisa terus tumbuh, sehingga Indonesia bisa menjadi nomor 1 dalam ekosistem ekonomi syariah dunia.
"Itu yang memang menjadi kunci bagaimana kita bisa memperkenalkan produk-produk halal yang sudah dihasilkan anak-anak bangsa melalui promosi-promosi baik di luar negeri maupun dalam negeri," jelas dia.