Asap dari serangan AS di Iran. (Anadolu Agency)
Militer AS Kembali Serang Iran setelah Tiga Kapal Diserang di Selat Hormuz
Willy Haryono • 8 July 2026 06:34
Washington: Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran sebagai respons atas dugaan serangan Teheran terhadap tiga kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan operasi militer tersebut dimulai pada Selasa, 7 Juli 2026, dan ditujukan untuk memberikan konsekuensi berat atas serangan terhadap jalur pelayaran internasional.
"Pasukan Komando Pusat Amerika Serikat telah mulai melancarkan serangkaian serangan kuat terhadap Iran untuk memberikan konsekuensi berat atas penargetan dan serangan terhadap kapal-kapal komersial yang diawaki warga sipil tak bersalah di jalur perairan internasional," ujar pernyataan CENTCOM melalui platform media sosial X.
"Agresi yang ditunjukkan Iran tidak dapat dibenarkan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran yang jelas terhadap gencatan senjata," lanjutnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu, 8 Juli 2026
Sebelumnya, sejumlah laporan menyebut sedikitnya dua kapal komersial mengalami kerusakan akibat serangan di sekitar Selat Hormuz, meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Hingga kini, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan maupun operasi militer terbaru yang diumumkan Washington.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan telah menembakkan sedikitnya dua rudal ke arah kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz pada Senin malam.
Dua pejabat AS mengatakan dua kapal komersial mengalami kerusakan signifikan akibat serangan tersebut.
Baca juga: Dua Kapal Komersial Rusak akibat Serangan di Selat Hormuz, AS Tuding IRGC