Prakiraan Cuaca: Waspada Potensi Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar

Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.

Prakiraan Cuaca: Waspada Potensi Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar

Fachri Audhia Hafiez • 11 May 2026 07:21

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi oleh guyuran hujan pada Senin, 11 Mei 2026. Fenomena cuaca ini diprediksi merata mulai dari wilayah Sumatra hingga Papua dengan intensitas yang beragam.

"Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung," ujar Prakirawan BMKG, Rizky, dalam kanal YouTube resmi BMKG yang dipantau dari Jakarta, dilansir Antara, Senin, 11 Mei 2026.
 


Rizky memaparkan, untuk wilayah Sumatra, hujan ringan diprediksi membasahi Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Pangkal Pinang, dan Bengkulu. Sementara itu, di Pulau Jawa, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur Jakarta, Serang, Bandung, dan Semarang. Wilayah Surabaya dan Yogyakarta cenderung mengalami kondisi berawan tebal.

Beralih ke wilayah tengah, seluruh kota besar di Kalimantan seperti Pontianak, Samarinda, Tanjung Selor, Palangkaraya, dan Banjarmasin diprakirakan mengalami hujan ringan. Untuk wilayah Sulawesi, potensi hujan sedang perlu diantisipasi oleh masyarakat yang berada di Mamuju dan Kendari.

"Hujan sedang berpotensi mengguyur wilayah Mamuju dan Kendari," tambah Rizky.


Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.

Kondisi serupa juga membayangi wilayah timur Indonesia. Sebagian besar wilayah Papua, mulai dari Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, Jayapura, hingga Merauke diprakirakan akan diguyur hujan ringan. Begitu pula dengan wilayah Maluku, khususnya di Kota Ambon dan Ternate.

Sebagai peringatan tambahan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap siaga terhadap potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang berisiko terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Maluku Utara, dan Maluku. Kanal informasi resmi BMKG tetap menjadi rujukan utama bagi masyarakat untuk memantau perubahan cuaca sewaktu-waktu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)