Trump Dijadwalkan Bertemu Tokoh Oposisi Venezuela Machado di Gedung Putih

Presiden AS Donald Trump dan tokoh oposisi Venezuela Maria Corina Machado. (EFE)

Trump Dijadwalkan Bertemu Tokoh Oposisi Venezuela Machado di Gedung Putih

Willy Haryono • 13 January 2026 06:07

Washington: Pemimpin oposisi Venezuela María Corina Machado dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada Kamis ini, ujar seorang pejabat senior Washington yang mengonfirmasi rencana tersebut pada Senin.

Dikutip dari Yeni Safak, Selasa, 13 Januari 2026, pertemuan akan berlangsung setelah intervensi militer AS di Venezuela, yang berujung pada penangkapan mantan presiden negara itu, Nicolas Maduro.

Operasi pada 3 Januari yang diperintahkan langsung oleh Trump mengakibatkan penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang kemudian diekstradisi ke Amerika Serikat untuk menghadapi persidangan terkait tuduhan senjata api dan persenjataan.

Peristiwa ini menciptakan kekosongan kekuasaan serta situasi politik yang kompleks di negara Amerika Selatan tersebut, yang kini dipimpin oleh presiden interim Delcy Rodríguez.

Meski mengatur pertemuan, Trump sebelumnya menyampaikan keraguan signifikan terhadap kemampuan Machado untuk memimpin Venezuela. Tak lama setelah penangkapan Maduro, Trump menilai posisi politik Machado dengan mengatakan, “Saya pikir akan sangat sulit baginya untuk menjadi pemimpin.”

“Dia tidak memiliki dukungan di dalam negeri, atau rasa hormat di dalam negeri. Dia perempuan yang sangat baik, tetapi tidak memiliki penghormatan," sambungnya.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pembahasan kemungkinan akan berfokus pada isu-isu strategis yang lebih luas, bukan dukungan langsung.

Dalam sebuah isyarat simbolik menjelang pertemuan pekan lalu, Machado menyatakan keinginannya untuk berbagi atau bahkan menyerahkan Hadiah Perdamaian Nobel miliknya kepada Trump.

Namun, Institut Nobel Norwegia menegaskan bahwa penghargaan prestisius tersebut tidak dapat dipindahtangankan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Tawaran simbolik ini menegaskan tingginya pertaruhan serta sifat kontroversial keterlibatan AS dalam masa depan politik Venezuela.

Baca juga:  Institut Nobel Tegaskan Hadiah Perdamaian Tak Bisa Diberikan Machado ke Trump

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)