Ilustrasi awan cumulonimbus. Foto: Antara
BMKG Deteksi Sejumlah Wilayah Diselimuti Awan Cumulonimbus Sepekan ke Depan
Lukman Diah Sari • 29 July 2026 06:49
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 29 Juli hingga 4 Agustus 2026, di tengah musim kemarau. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dipicu oleh kemunculan awan tersebut.
Berdasarkan informasi melalui laman resmi BMKG yang dikutip pada Rabu, 29 Juli 2026, awan Cumulonimbus dengan persentase cakupan spasial lebih dari 75 persen atau kategori frequent (FRQ) diprediksi terjadi di:
-
Kalimantan Barat
-
Samudra Hindia barat Aceh
-
Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai

Potensi awan Cumulonimbus. (tangkapan layar/BMKG)
Sementara itu, awan Cumulonimbus dengan persentase cakupan spasial maksimum antara 50–75 persen atau kategori occasional (OCNL) diprediksi terjadi di sejumlah wilayah daratan dan perairan, meliputi:
- Aceh
- Bengkulu
- Jambi
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Laut Jawa bagian barat
- Laut Natuna Utara
- Papua
- Papua Barat
- Papua Barat Daya
- Papua Pegunungan
- Papua Tengah
- Riau
- Samudra Hindia barat Aceh
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai
- Samudra Hindia barat Kep. Nias
- Samudra Pasifik utara Papua
- Selat Karimata bagian utara
- Selat Makassar bagian tengah
- Selat Malaka bagian tengah
- Selat Malaka bagian utara
- Sumatra Barat
- Sumatra Utara