11 Wisatawan Asing Korban Speedboat Tenggelam di Teluk Tomini Ditemukan Selamat

Tim SAR gabungan mendengarkan arahan sebelum berangkat melakukan pencarian terhadap 13 penumpang perahu motor hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (25/7/2026). ANTARA/HO-Humas Kansar Palu

11 Wisatawan Asing Korban Speedboat Tenggelam di Teluk Tomini Ditemukan Selamat

Whisnu Mardiansyah • 25 July 2026 19:48

Palu: Basarnas Palu mengonfirmasi bahwa 11 wisatawan asing dan satu orang awak perahu motor yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, telah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, sang nakhoda masih belum diketahui keberadaannya dan terus dalam upaya pencarian.

"Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor SAR Gorontalo, korban sudah ditemukan. Namun, nakhoda kapal atas nama Ferdiansyah, informasinya sampai saat ini belum ditemukan," kata Kepala Seksi Operasi SAR Palu, Rusmadi, di Palu, seperti dilansir Antara, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ia menyampaikan bahwa Basarnas Palu tetap mengerahkan kapal khusus KN SAR Bhisma untuk bergabung dengan tim SAR gabungan guna memperkuat operasi pencarian.

Rusmadi menuturkan, KN SAR Bhisma membawa 13 personel dengan perlengkapan pendukung SAR lainnya. Kapal tersebut bertolak dari Kabupaten Banggai pada pukul 09.40 Wita dan diperkirakan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 19.40 Wita.

Tim gabungan dari Sulawesi Tengah akan menyatu dengan tim rescue yang sebelumnya telah melakukan operasi pencarian. Ia mengungkapkan, para korban telah dievakuasi dengan selamat dan saat ini berada di salah satu resor di Kabupaten Tojo Una-Una.
 


"Saat ini korban berada di Tojo Una-Una, namun terkait tindak lanjut apakah korban dievakuasi ke Ampana atau Wakai, sementara ini masih menunggu informasinya. Kami juga berkoordinasi dengan pihak resor, apakah mereka bersedia dievakuasi atau ditransfer," ujarnya.

Sebelumnya, Basarnas menerima laporan bahwa belasan penumpang tersebut berangkat dari Sanctum Una-Una Dive Resort pada Jumat, 24 Juli 2026, menuju Pelabuhan Marisa, Provinsi Gorontalo.

Perahu motor tersebut mengangkut 11 wisatawan asing dan dua awak kapal, berangkat sekitar pukul 07.30 Wita dan dijadwalkan tiba di lokasi tujuan pada pukul 11.00 Wita.

Namun, hingga pukul 15.00 Wita, rombongan belum juga tiba. Pemandu wisata kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Gorontalo untuk meminta bantuan pencarian.

Adapun 13 orang yang berada di atas perahu motor tersebut adalah Ferdiansyah (29), Arif (27), Milan Kasik (55), Rani Permentier (30), Mathijs Sercu (29), Jelka Van Driesum (16), Hinke Van Deer (59), Roeland Van Driesum (61), Age Van Driesum (18), Matthias Prange (50), Celine Josette Menguy (52), Hector Fabio Prange (20), dan Ronny Josue Prange (13).

(Whisnu M)