Perkuat Transformasi, Bank Jakarta Investasi Talenta Teknologi Digital

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Perkuat Transformasi, Bank Jakarta Investasi Talenta Teknologi Digital

Eko Nordiansyah • 8 August 2026 10:10

Jakarta: Bank Jakarta memperkuat kapabilitas organisasinya melalui investasi pada sumber daya manusia (SDM). Salah satunya melalui Officer Development Program (ODP) Information Technology Batch I Tahun 2026 bekerja sama dengan Binus University.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo mengatakan, transformasi yang dijalankan Bank Jakarta merupakan upaya menyeluruh untuk membangun organisasi yang semakin modern, adaptif, dan siap menghadapi perubahan industri. 

"Bank Jakarta saat ini tengah menjalankan transformasi secara menyeluruh yang mencakup aspek bisnis, operasional, manajemen risiko, teknologi informasi, hingga pengembangan people and culture sebagai satu kesatuan yang saling memperkuat," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Seiring meningkatnya ekspektasi nasabah terhadap layanan digital yang semakin cepat, aman, dan andal, serta semakin kompleksnya tantangan industri, Bank Jakarta terus membangun talenta teknologi yang mampu menghadirkan inovasi sekaligus memperkuat ketahanan dan keandalan sistem perbankan.  

"Kami meyakini kemampuan untuk terus beradaptasi dan berinovasi merupakan fondasi utama agar Bank Jakarta mampu tumbuh secara berkelanjutan di tengah perubahan industri yang semakin dinamis. Oleh karena itu, melalui Officer Development Program Information Technology ini, kami menyiapkan talenta digital," ujar Agus.


(Bank Jakarta menyelenggarakan Officer Development Program (ODP) Information Technology Batch I Tahun 2026. Foto: Dok istimewa)

Tantangan teknologi bagi perbankan

Direktur Teknologi & Operasional Bank Jakarta, Daniel Setiawan Subianto menjelaskan, perkembangan teknologi menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi industri perbankan, mulai dari pemanfaatan artificial intelligence (AI), pengelolaan big data dan data analytics, modernisasi arsitektur teknologi, cloud computing, hingga meningkatnya ancaman cybersecurity

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut tersedianya talenta digital yang tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memahami karakteristik dan kebutuhan bisnis perbankan agar mampu menerjemahkan teknologi menjadi solusi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan. 

"Selain penguasaan aspek teknologi, mereka juga dibekali pemahaman mengenai bisnis dan operasional perbankan sehingga mampu menghadirkan solusi digital yang inovatif, memperkuat ketahanan sistem, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung akselerasi transformasi Bank Jakarta secara berkelanjutan," jelas Daniel. 

Kehadiran Binus University sebagai mitra strategis semakin memperkuat komitmen Bank Jakarta dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang selaras dengan kebutuhan industri. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu melahirkan talenta digital yang adaptif, inovatif, dan siap mendukung transformasi sektor jasa keuangan. 

Direktur Utama Creates by Binus Firdaus Alamsjah mengatakan, transformasi digital tidak hanya membutuhkan penguasaan teknologi, tetapi juga talenta yang agile, adaptif, inovatif, dan memiliki soft skills yang kuat.

"Melalui program ini, kami berharap 17 peserta dapat mengembangkan kompetensi teknis dan manajerial secara seimbang, sekaligus memahami pentingnya inovasi produk dan layanan serta budaya korporat dalam menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang," katanya.

(Eko Nordiansyah)