JCH Kloter 30 asal Gorontalo yang dilepas Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin telah tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah, Arab Saudi. ANTARA/HO-dokumentasi pribadi
Jemaah Calon Haji Kloter 30 Asal Gorontalo Tiba di Jeddah
Silvana Febiari • 13 May 2026 14:28
Gorontalo: Jemaah calon haji Kloter 30 asal Gorontalo yang dilepas Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin telah tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Mereka tiba pukul 05.00 waktu setempat dalam kondisi sehat.
"Alhamdulillah, kami telah tiba dan mendarat dengan selamat di Bandara King Abdul Azis Jeddah, Arab Saudi," kata salah seorang calon haji kloter 30 asal Gorontalo Utara, Ali Lihawa, dilansir dari Antara, Rabu, 13 Mei 2026.
Ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah telah tiba di Jeddah dalam keadaan selamat. Ia juga mendoakan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan aman, lancar, dan seluruh jemaah tetap sehat.
Ali Lihawa mendokumentasikan kondisi seluruh jemaah dalam keadaan sehat saat baru tiba di Jeddah, Arab Saudi. Total terdapat 393 calon haji Kloter 30 asal Gorontalo yang bergabung dengan jemaah dari Wajo, Sulawesi Selatan.
Ia tampak bersama isteri Khairunissa, serta salah seorang calon haji anggota Komisi III DPRD Gorontalo Utara Windra Lagarusu yang juga bertugas sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

JCH Kloter 30 asal Gorontalo yang dilepas Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin telah tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah, Arab Saudi. ANTARA/HO-dokumentasi pribadi
Sebelumnya suasana pelepasan yang dilakukan langsung oleh Gubernur Gusnar Ismail, berlangsung haru. Gusnar meminta seluruh jemaah menjaga kekompakan dan kebersamaan selama menjalani rangkaian ibadah haji.
Ia mengatakan pentingnya saling membantu antarsesama jemaah, baik dalam kloter maupun regu, sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air. "Jaga kekompakan dan saling memperhatikan agar seluruh proses ibadah berjalan lancar,” ungkap Gusnar.
Selain itu, ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan, mengingat padatnya aktivitas dan perbedaan cuaca di Tanah Suci. Menurutnya, kondisi fisik yang baik akan membantu jemaah lebih fokus menjalankan rukun haji dan ibadah wajib lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Gusnar turut menitipkan doa kepada seluruh jemaah untuk bangsa Indonesia dan daerah Gorontalo agar tetap aman, damai, dan terus bergerak maju. Ia berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran serta kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur.