Pemain PSIM Yogyakarta sedang berlatih. Dok Ileague.id
PSIM Yogyakarta Liburkan Pemain 6 Hari saat Lebaran
Whisnu Mardiansyah • 18 March 2026 12:31
Yogyakarta: PSIM Yogyakarta meliburkan aktivitas latihan tim selama enam hari menyambut momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Skuad berjuluk Laskar Mataram mendapatkan kesempatan libur Lebaran kali ini terhitung sejak Selasa, 17 Maret hingga Minggu, 22 Maret 2026 mendatang.
Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel telah menyiapkan rencana tim selama masa jeda kompetisi BRI Super League 2025/26. Pelatih asal Belanda itu telah menyusun program latihan matang sebelum tim kembali berkumpul nanti.
“Kami terus berlatih selama beberapa hari dan kemudian memberi kesempatan mereka libur enam hari. Kami punya waktu dua minggu bersiap menghadapi laga lawan Dewa United FC,” kata Van Gastel dikutip Ileague.id
Van Gastel menjelaskan alasan memberikan jeda libur yang lumayan panjang bagi para pemainnya. Ia menilai pentingnya waktu istirahat dan kebersamaan dengan keluarga di momen Lebaran.
“Saya memberikan libur untuk mereka agar bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dan menikmati istirahat karena saya pikir itu penting. Setelah itu, kami mulai lagi menuju hari pertama persiapan melawan Dewa United,” dia menambahkan.
Van Gastel menyadari bahwa bulan puasa dan perayaan Lebaran di Indonesia identik dengan konsumsi hidangan manis dengan kadar gula yang cukup tinggi. Ia menilai ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.
“Secara keseluruhan makanan Indonesia mengandung banyak gula di dalam masakannya. Anda harus sadar akan apa makanan untuk Anda konsumsi,” ucapnya.

Pertandingan lanjutan Liga Superleague antara PSIM Yogyakarta melawan Persijap Jepara di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3) malam, berakhir imbang 2-2.
Meski tidak memberi instruksi khusus terkait pola makan, Van Gastel lebih menekankan tanggung jawab individu masing-masing pemain untuk menjaga kondisi fisik.
“Saya memperingatkan mereka untuk kembali ke latihan nanti dalam kondisi yang bugar dan ideal (dengan berat badan proporsional). Saya akan mengambil tindakan tegas jika mereka tidak kembali seperti keinginan saya,” tegas Van Gastel.
Masa rehat tim juga dimanfaatkan sang juru taktik untuk memulihkan tenaga. Van Gastel memilih liburan ke luar negeri bersama keluarga untuk menghabiskan waktu luang.
“Secara pribadi saya pergi ke Vietnam. Saya akan pergi untuk liburan bersama keluarga saya,” katanya.