Hasto: Megawati dan Prabowo Bahas Geopolitik Hingga Solusi Krisis

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: Dok. PDIP.

Hasto: Megawati dan Prabowo Bahas Geopolitik Hingga Solusi Krisis

Fachri Audhia Hafiez • 19 March 2026 17:17

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Pertemuan yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut kental dengan nuansa kekeluargaan dan membahas sejumlah isu strategis nasional hingga tantangan global.

"Ibu Megawati mengatakan ini adalah pertemuan teman lama, sehingga berlangsung dengan penuh keakraban selama lebih dari 2 jam. Di dalam pertemuan kedua pemimpin tersebut dibahas berbagai persoalan bangsa dan negara, termasuk persoalan geopolitik yang kita hadapi saat ini," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dikutip melalui keterangan video kepada Metrotvnews.com, Kamis, 19 Maret 2026.
 


Hasto menjelaskan bahwa dalam kesempatan tersebut, Megawati turut berbagi perspektif berdasarkan pengalamannya memimpin Indonesia saat melewati masa krisis multidimensi. Menurutnya, diskusi kedua tokoh ini sangat mendalam, terutama terkait penentuan skala prioritas dalam kebijakan negara.

"Tentu Ibu Megawati dalam pengalamannya yang luas menyelesaikan krisis multidimensi, beliau menyampaikan berbagai hal terkait dengan sense of urgency dan sense of priority, sesuai dengan pengalaman beliau di dalam menyelesaikan krisis," lanjut Hasto.


Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2026. Foto: Dok. Instagram @Prabowo.

Hasto menilai momentum ini sebagai wujud nyata terjaganya tradisi komunikasi antarpemimpin bangsa. Silaturahmi ini dipandang penting untuk menjaga stabilitas dan kesatuan demi kepentingan rakyat luas di tengah dinamika politik yang ada.

"Tentu ini menjadi suatu pertemuan yang sangat baik, pertemuan yang menunjukkan bagaimana tradisi silaturahmi terus dibangun antar para pemimpin untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara kita," ujar Hasto.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)