Pelaku Usaha Pertambangan Bantu Perkuat Penanganan Gempa di Manggarai

Penyaluran bantuan kemanusiaan kepada korban gempa di NTT. Foto: dok MHU.

Pelaku Usaha Pertambangan Bantu Perkuat Penanganan Gempa di Manggarai

Husen Miftahudin • 26 August 2026 16:50

Manggarai: PT Multi Harapan Utama (MHU), anak perusahaan MMSGI, melalui Emergency Response Team (ERT) bergerak bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
 
Dukungan diberikan melalui penyaluran bantuan kebutuhan dasar ke sejumlah desa, pelayanan kesehatan, penyediaan tempat tinggal sementara dan air bersih, hingga keterlibatan dalam kegiatan pencarian, pertolongan, dan evakuasi.
 
Bersama tim ESDM, ERT MHU menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat di Desa Lemarang, Desa Robek, dan Desa Paralando, Kecamatan Reok. Bantuan meliputi kebutuhan tempat tinggal sementara, bahan pangan, perlengkapan rumah tangga, serta kebutuhan kebersihan.
 
Untuk mendukung kebutuhan tempat tinggal sementara, MHU menyalurkan 50 lembar terpal, 30 selimut, dan 20 tikar. Bantuan juga mencakup bahan pangan, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan khusus bayi dan perempuan seperti popok bayi, pembalut, minyak telon, dan susu formula.
 
Distribusi tersebut melengkapi dukungan yang sebelumnya diberikan di sekitar Posko ESDM Siaga Bencana, termasuk pendirian tenda darurat bersama tim gabungan. Dengan menjangkau tiga desa, bantuan tidak hanya terpusat di sekitar posko, tetapi juga disalurkan langsung kepada masyarakat di wilayah terdampak.
 
Selain bantuan logistik, ERT MHU memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Tim medis MHU memberikan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan di Desa Watu Tango serta Posko 2 ESDM Siaga Bencana. MHU juga menyerahkan obat-obatan dan perlengkapan medis sesuai kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
 
Di Desa Dampe, Kecamatan Lamba Leda, ERT MHU mendukung pengadaan tandon dan pemasangan instalasi air untuk posko kesehatan serta dapur umum. Personel penyelamat MHU juga terlibat dalam kegiatan pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR), termasuk membantu mengevakuasi barang-barang milik warga dari rumah yang terdampak gempa.
 
Sementara itu, di Dusun Nangkas, Desa Paralando, tim mendistribusikan bantuan logistik sekaligus memberikan dukungan psikososial atau trauma healing bagi masyarakat terdampak.
 

 

Perkuat koordinasi penanganan bencana

 
Sebagai bagian dari koordinasi lintas pihak, ERT MHU mengikuti diskusi bersama rombongan Staf Khusus Menteri ESDM Komjen Pol. (Purn.) Rudy Sufahriadi di Desa Watu Tango dan Posko 2 ESDM. Tim medis MHU juga mengunjungi kapal bantu rumah sakit TNI AL, KRI dr. Soeharso-990, untuk berkoordinasi mengenai dukungan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
 
Presiden Direktur PT Multi Harapan Utama Kemal Djamil Siregar mengatakan keterlibatan ERT MHU merupakan bagian dari kesiapsiagaan perusahaan sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam situasi darurat.
 
"Dalam situasi bencana, kecepatan dan ketepatan respons menjadi sangat penting. ERT MHU harus selalu siap bergerak bersama ESDM dan unsur terkait, hadir langsung di lokasi, serta melihat kebutuhan masyarakat secara nyata. Prioritas kami adalah memberikan dukungan yang benar-benar dibutuhkan, mulai dari layanan kesehatan, evakuasi, air bersih, obat-obatan, hingga kebutuhan dasar lainnya," ujar Kemal seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 26 Agustus 2026.
 
Menurut Kemal, kesiapsiagaan ERT tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis penyelamatan, tetapi juga kemampuan bekerja secara terkoordinasi dan beradaptasi dengan kondisi di lapangan.
 
"Kami berharap kehadiran ERT MHU dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Setiap dukungan harus diberikan secara responsif, cekatan, dan terkoordinasi agar bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," lanjutnya.


(Penyaluran bantuan kemanusiaan kepada korban gempa di NTT. Foto: dok MHU)
 

Pengusaha ESDM dirikan 30 posko

 
Keterlibatan ERT MHU sejalan dengan upaya Kementerian ESDM membantu penanganan dampak gempa di NTT bersama para pelaku usaha sektor energi dan sumber daya mineral.
 
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pelaku usaha di sektor ESDM turut membantu penanganan kondisi darurat di NTT, termasuk melalui pendirian posko untuk mendukung masyarakat terdampak.
 
"Tanggap darurat, teman-teman pengusaha di sektor ESDM juga ikut membangun posko kurang lebih sekitar 30 yang ada di Provinsi NTT," ujar Bahlil dalam penyampaian laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto saat meninjau penanganan dampak gempa bumi di Nagekeo, NTT, Rabu, 26 Agustus 2026.
 
Menurut Bahlil, dukungan dari pelaku usaha menjadi bagian dari kolaborasi dalam penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak gempa.
 
Keterlibatan MHU bersama ESDM menunjukkan pentingnya kolaborasi pemerintah, tenaga medis, personel penyelamat, dan pelaku usaha dalam merespons bencana. Bagi MHU, partisipasi tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga kesiapsiagaan ERT agar mampu memberikan dukungan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

(Husen Miftahudin)