Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel. Dokumentasi/PSIM
Pelatih PSIM Soroti Jadwal Liga saat Ramadan, Sebut Berat bagi Pemain Muslim
Ahmad Mustaqim • 28 February 2026 18:11
Yogyakarta: Padatnya jadwal liga di Indonesia pada bulan ramadan dianggap menyusahkan. Bahkan, hal itu disebut tidak ideal untuk pemain.
"Program liga tidak bisa menunjang konsistensi jadwal padat bermain. Itu terjadi bulan puasa, itu tidak baik untuk pemain muslim," kata Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Pada bulan ramadan ini, PSIM telah melakoni beberapa laga. Setelah imbang secara dramatis 3-3 kontra Bali United pada Senin malam, 23 Februari 2026, PSIM kembali bermain melawan PSBS Biak pada Jumat malam, 27 Februari 2026. PSIM menang 4-2 saat dijamu PSBS di Stadion Maguwoharjo.

Duel dalam laga PSBS Biak melawan PSIM. Dokumentasi/PSIM
Usai laga itu, PSIM sudah ditunggu lawan Semen Padang FC. Kali ini mereka harus tandang ke Stadion Gelora H. Agus Salim pada Rabu, 4 Maret 2026.
Van Gastel mengungkapkan cukup sulit mengatur ritme latihan agar para pemain tetap perform. Melihat jadwal PSIM, dalam 10 hari harus bertanding tiga kali.
"Atlet untuk perform saat bulan puasa tidak mudah, itu sangat-sangat sulit. Manajemen bilang ini seperti boxingday di EPL (English Premier League)," kata dia.
Pelatih berpaspor Belanda itu menilai situasi di Indonesia tidak ideal saat bulan ramadan diberi jadwal padat. Bahkan ia menyatakan akan sulit membuat pemain bisa bugar di setiap laga.
"Di sana (Inggris) situasinya lebih ideal, semua bisa makan. Ini sangat sulit bagi pemain muslim utk bisa fit," ucapnya.