Menhan Targetkan Bangun 750 Batalyon TP dalam Lima Tahun

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Metrotvnews.com/Enrich Samuel

Menhan Targetkan Bangun 750 Batalyon TP dalam Lima Tahun

Enrich Samuel • 27 February 2026 01:08

Lampung Tengah: Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menargetkan pembangunan 750 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (TP) dalam lima tahun. Target tersebut disampaikan Menhan saat memberikan arahan kepada prajurit Yonif TP 848/Satya Pandya Cakti (SPC), di Lampung Tengah.

Dalam arahannya, Sjafrie mengatakan prajurit yang hadir merupakan bagian dari 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan yang dibentuk pada 2025. Jumlah tersebut akan terus bertambah secara bertahap.

“Jadi kamu bukan satu-satunya Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan. Tapi kamu adalah bagian dari 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di tahun 2025. Berarti nanti kamu punya teman lagi selama lima tahun, 150 kali lima. Berarti ada 750 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan yang menjadi temanmu, tapi sekaligus dia menjadi sainganmu untuk terus maju sebagai prajurit infanteri,” ujar Sjafrie di Lampung Tengah, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurut dia, pertambahan jumlah batalyon harus diiringi peningkatan kualitas dan daya saing prajurit. Dia meminta setiap prajurit memiliki semangat tempur untuk mengungguli satuan lain.

“Jadi kamu harus memiliki semangat tempur untuk mengungguli teman-temanmu yang lain,” tegas dia.
 

Baca Juga: 

Tinjau Yonif TP 848/SPC, Menhan: Prajurit Harus Jadi Pengayom Rakyat



Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah). Metrotvnews.com/Enrich Samuel

Sjafrie menekankan kebanggaan sebagai prajurit TNI tidak cukup hanya pada status. Kebanggaan tersebut harus dibuktikan melalui kemampuan dan kesiapan menjalankan tugas negara.

“Kemampuanmu ini belum terbukti kalau kamu belum sanggup untuk melaksanakan tugas di daerah penugasan. Ini adalah basis kamu. Di sini kau berlatih. Tapi kau nanti akan menunjukkan kemampuan latihanmu pada saat berhadapan dengan musuh negara,” kata dia.

Dia mengingatkan kekuatan TNI tidak terlepas dari dukungan rakyat. Oleh karena itu, prajurit diminta menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan tidak menyakiti hati rakyat.

“Tanpa rakyat Indonesia, Tentara Nasional Indonesia tidak bisa berbuat maksimal,” ujar dia.

Sjafrie juga menegaskan pentingnya soliditas prajurit tanpa memandang latar belakang suku dan agama. Nilai-nilai Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI harus ditanamkan dalam hati sebagai landasan pengabdian.

Di akhir arahannya, Menhan mengingatkan fasilitas yang dinikmati prajurit merupakan hasil jerih payah rakyat. Seluruh prajurit diminta membalasnya dengan dedikasi dan kesanggupan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)