Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Selasa (2/6/2026). ANTARA/Mecca Yumna
Menkes Targetkan Rumah Sakit di 34 Provinsi Bisa Transplantasi Hati
Achmad Zulfikar Fazli • 2 June 2026 17:57
Jakarta: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan lebih banyak rumah sakit di 34 provinsi dapat melakukan transplantasi hati dengan tingkat kelangsungan hidup (survival rate) sebesar 90 persen.
"Banyak orang-orang Indonesia yang ditransplant, yang terkena, kemudian akhirnya ke luar negeri. Karena saya juga baru tahu, yang bisa transplant hati itu baru dua kota, empat rumah sakit," kata Budi di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 2 Juni 2026.
Dia menyebutkan prevalensi sakit hati atau liver lebih tinggi dibandingkan HIV maupun tuberkulosis (TBC). Secara global, ada 300 juta orang yang memiliki penyakit hati, dan tiap tahunnya dua juta orang meninggal karena penyakit itu.
Budi menyebutkan di Indonesia, ada sekitar 70 juta orang yang terkena penyakit hati kronis. Klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atas penanganan penyakit hati masih rendah, yakni sekitar Rp1 triliun, karena layanan-layanan terkait belum termasuk dalam daftar layanan yang dibayarkan BPJS Kesehatan.
"Misalnya kayak transplant hati. Jadi hati itu kalau udah rusak, salah satu caranya harus ditransplant," kata dia.
Baca Juga:
21 RSUD 'Naik Kelas' Siap Diresmikan, Dilengkapi 7 Dokter Spesialis Dasar |
.jpg)
Ilustrasi rumah sakit. Dok. Medcom.id
Dia menugaskan Rumah Sakit Fatmawati untuk melakukan pengampuan agar 34 provinsi bisa melakukan prosedur tersebut.
Dalam kesempatan itu, Menkes menyebutkan masalah harga obat di Indonesia juga perlu diselesaikan, serta skrining hati di fasilitas kesehatan tingkat pertama, guna memperkuat tata laksana penyakit hati.
Pada momen Hari Kesehatan Hati Sedunia 2026, Budi mengatakan hati adalah organ yang unik dan hebat. Dia menyebutkan, seperti hati kiasan yang bisa bahagia setelah merasakan kesal atau sakit hati, liver dapat tumbuh setelah dipotong. Dengan kemampuan regenerasi sedemikian rupa, katanya, seharusnya potensi selamat dari penyakit itu lebih tinggi.
Untuk menjaga kesehatan hati dan mencegah dari penyakit, kata dia, perlu memastikan pola makan yang sehat, banyak bergerak agar tidak obesitas, karena apabila obesitas dapat terjadi fatty liver, dan dapat berujung kanker. Dia mengingatkan perburukan hati dapat terjadi akibat virus hepatitis B dan C, konsumsi alkohol, serta obesitas.