Mikael Arteta Bangga dengan Capaian Anak Asuhnya di Liga Champions

Pelatih Arsenal, Mikael Arteta. Foto: AFP/Ben Stansall.

Mikael Arteta Bangga dengan Capaian Anak Asuhnya di Liga Champions

Dhika Kusuma Winata • 29 January 2026 11:48

Jakarta: Arsenal menutup fase grup Liga Champions dengan catatan sempurna. Kemenangan 3-2 atas Kairat Almaty  di Stadion Emirates, Kamis, 29 Januari 2026, memastikan the Gunners menjadi tim pertama yang menyapu bersih delapan pertandingan sekaligus mengunci posisi teratas klasemen.

Skuad asuhan Mikel Arteta sejatinya sudah memastikan tiket ke babak 16 besar sebelum laga terakhir ini. Namun, kemenangan di markas Kairat menegaskan dominasi Arsenal sekaligus memberi keuntungan penting berupa status tuan rumah pada leg kedua fase gugur nantinya.

“Saya sangat bangga dengan para pemain dan perjalanan yang kami lalui di fase awal kompetisi ini,” kata Arteta dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 29 Januari 2026.

Pelatih kebangsaan Spanyol itu menilai, capaian tersebut bukan pekerjaan gampang. “Sangat sulit memenangi delapan pertandingan beruntun di Liga Champions, dan kita bisa melihat apa yang terjadi pada tim-tim lain,” ungkap Arteta.

Kairat, yang menjalani debut di Liga Champions, finis sebagai juru kunci dari total 36 peserta dengan hanya mengoleksi satu poin dari delapan laga. Sejak awal, wakil Kazakhstan itu kesulitan menandingi pemuncak klasemen Liga Inggris tersebut. 

Arteta memanfaatkan situasi untuk merotasi besar-besaran timnya. Dia melakukan 11 pergantian pemain dibandingkan laga Liga Inggris sebelumnya saat Arsenal menelan kekalahan kandang perdana musim ini dari Manchester United.

Salah satu sorotan utama ialah kembalinya Kai Havertz ke daftar pencetak gol. Gelandang serang asal Jerman itu tampil sebagai starter untuk pertama kalinya setelah hampir satu tahun absen akibat cedera panjang.

Arteta menilai kontribusi Havertz bisa menjadi kunci dalam perburuan trofi di berbagai ajang pada paruh kedua musim.

“Itu akan memberinya banyak kepercayaan diri, kebahagiaan, dan energi, juga untuk tim,” ujar Arteta.

“Tim tahu betapa pentingnya Kai bagi kami dan bagaimana dia bisa membawa tim ke level yang lebih tinggi. Fakta bahwa dia bisa melakukan itu hari ini setelah waktu yang lama sangat mengesankan," imbuh Arteta.

Ilustrasi Liga Champins. Foto: Istimewa.

Arsenal langsung membuka keunggulan pada menit kedua. Havertz mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan lawan. Umpan tersebut dimaksimalkan Viktor Gyokeres untuk mencetak gol ke-10-nya musim ini.

Kairat sempat menyamakan skor lewat penalti Jorginho. Keunggulan Arsenal kembali tercipta ketika Havertz melepaskan tembakan dari luar kotak penalti untuk mencetak gol pertamanya musim ini.

Pemain yang pernah menjadi penentu kemenangan Chelsea di final Liga Champions 2021 itu juga berperan dalam gol ketiga Arsenal setelah umpannya diselesaikan Gabriel Martinelli.

Kairat hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Ricardinho di masa tambahan waktu. Namun, hasil itu tidak mengubah cerita utama Arsenal menutup fase liga dengan rekor sempurna dan sinyal kuat sebagai salah satu kandidat juara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)