Penghargaan ASEANTA Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Pariwisata ASEAN

ASEANTA menggelar 35th ASEANTA Tourism Awards of Excellence di Cebu, Filipina, untuk mengapresiasi pelaku pariwisata terbaik ASEAN. (ASEANTA)

Penghargaan ASEANTA Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Pariwisata ASEAN

Willy Haryono • 31 January 2026 11:26

Cebu: Asosiasi Pariwisata ASEAN atau ASEAN Tourism Association (ASEANTA) menggelar 35th ASEANTA Tourism Awards of Excellence di Cebu, Filipina, pada 27 Januari 2026. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi terhadap pelaku dan inisiatif pariwisata terbaik di kawasan Asia Tenggara yang dinilai unggul dalam inovasi, keberlanjutan, serta kolaborasi lintas negara.

Penganugerahan tersebut berlangsung bersamaan dengan ASEAN Tourism Forum 2026 (ATF 2026), salah satu pertemuan tahunan paling penting di sektor pariwisata kawasan. Proses penjurian tahun ini dipimpin oleh Evangeline Tankiang Manotok, yang menekankan prinsip integritas, transparansi, dan kerja sama regional dalam menilai para kandidat.

Presiden ASEANTA Eddy Krismeidi Soemawilaga menyatakan bahwa para penerima penghargaan mencerminkan standar terbaik pariwisata ASEAN.

“Para pemenang tahun ini mewakili yang terbaik dari pariwisata ASEAN, mulai dari kepemimpinan dalam keberlanjutan, pelestarian budaya, hingga inovasi pemasaran dan pengalaman wisata kelas dunia,” ujarnya, dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu, 31 Januari 2026.

Penghargaan ASEANTA yang telah diselenggarakan selama lebih dari tiga dekade ini dikenal sebagai salah satu tolok ukur paling bergengsi dalam mendorong pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab di kawasan. Pada edisi ke-35, ASEANTA menyoroti berbagai inisiatif yang dinilai memiliki dampak terukur dan berkelanjutan.

Adapun penerima 35th ASEANTA Tourism Awards of Excellence meliputi sejumlah organisasi dari negara-negara ASEAN, antara lain SMX Convention Centre (Filipina), Borneo Nature Tours Sdn Bhd (Malaysia), Lotus Desaru Beach Resort & Spa (Malaysia), AirAsia MOVE (Malaysia), Enchanted Kingdom Inc. (Filipina), Sudamala Resorts (Indonesia), CSL Travel & Tours (Kamboja), serta Shroff Travel (Filipina).

ASEANTA menilai penghargaan ini berperan penting dalam meningkatkan standar industri pariwisata regional, sekaligus mendorong pelaku industri untuk terus berinovasi dan menerapkan praktik terbaik. Selain itu, ASEANTA juga berfungsi sebagai penghubung sektor publik dan swasta guna memperkuat kolaborasi regional dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, ASEANTA turut menyampaikan apresiasi kepada Tourism Promotions Board dan Department of Tourism Filipina atas dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan acara sebagai bagian dari ATF 2026.

Baca juga:  Kekayaan Alam dan Budaya Kunci Utama Pariwisata di Kawasan ASEAN

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)