Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com
Menuju Indonesia Emas, Relawan Dapur MBG Didorong Kantongi Sertifikat BNSP
Kautsar Widya Prabowo • 27 January 2026 19:27
Jakarta: Kapasitas petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memberikan pelayanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat. Hal ini dilakukan untuk mendukung komitmen pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Penguatan kapasitas petugas SPPG ini dilakukan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dari delapan Aliansi Yayasan Dapur Makan Bergizi yang tergabung dalam Aliansi Yayasan MBG Nusantara. MoU tersebut berkaitan dengan komitmen untuk menjaga cita-cita besar menuju Generasi emas 2045.
“Saya melihat ini sebagai wujud komitmen dan konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan sejalan dengan amanah Pasal 33 UUD 1945 sebagai pijakan dasar,” kata Ketua Aliansi yayasan MBG Nusantara, B.T Fernando Duling, dalam keterangannya, Selasa, 27 Januari 2026.
Sekjen ARUN itu menegaskan praktik MBG dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, merupakan bagian dari rencana yang disusun sejak awal Presiden Prabowo Subianto dalam merumuskan berbagai program kerjanya.
Perwakilan anggota Aliansi Yayasan MBG Nusantara, Yudhi Ramadhan, menyampaikan inti dari MoU yang ditandatangani adalah peningkatan kapasitas SDM dengan mendorong para relawan dapur SPPG untuk memiliki sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Poin pentingnya adalah bagaimana mewujudkan peningkatan sumber daya manusia Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat MBG," ujar Yudhi.
Baca Juga:
Berapa Gaji Karyawan SPPG? Cek Daftar Lengkapnya |
_%20Foto-%20Metrotvnews_com_Hendrik(1).jpg)
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto- Metrotvnews.com/Hendrik
Selain konsisten dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap anak anak bangsa, dia menyampaikan dalam penandatanganan ini dibahas terkait upaya memajukan UMKM dan produk yang bisa menjadi solusi dalam mengatasi masalah menu kering yang tidak memenuhi kebutuhan gizi.
Perwakilan anggota Aliansi Yayasan MBG Nusantara, Linda Kartika Dewi, menyampaikan SPPG bisa memanfaatkan produk UMKM, seperti kukis sehat Prokies, untuk pemenuhan kebutuhan gizi anak. Dengan begitu, visi dan misi besar dalam mendorong Indonesia Emas dapat tercapai.
“Kukis sehat yang rendah gula sebagai solusi salah satu pemenuhan gizi untuk anak anak bangsa," kata Linda.