Badai Marta Terjang Spanyol–Portugal, Petani Laporkan Kerugian Jutaan Euro

Banjir yang dipicu terjangan Badai Marta di Spanyol. (Anadolu Agency)

Badai Marta Terjang Spanyol–Portugal, Petani Laporkan Kerugian Jutaan Euro

Willy Haryono • 8 February 2026 12:53

Madrid: Para petani di Spanyol mengatakan bahwa hujan deras disertai angin kencang telah merendam lahan pertanian serta menyebabkan kerugian senilai jutaan euro.

Semenanjung Iberia telah dilanda rangkaian badai dalam beberapa pekan terakhir, yang membawa hujan deras, badai petir, salju, dan angin kencang, sebelum kedatangan Badai Marta pada Sabtu.

Seorang pengemudi alat pembersih salju tewas pada Sabtu kemarin ketika kendaraannya terjun sekitar 20 meter ke lereng di celah pegunungan El Pico, di wilayah Avila, Spanyol utara, yang tengah dilanda hujan salju, lapor layanan darurat yang dikutip AsiaOne, Minggu, 8 Februari 2026.

Di hari yang sama sebelumnya, seorang pria berusia 46 tahun tenggelam di sebuah sungai di Campo Maior, wilayah Portalegre bagian tengah Portugal, menurut layanan darurat. Secara keseluruhan, lima orang dilaporkan tewas sejak kedatangan Badai Leonardo pekan lalu.

Lebih dari 11.000 orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka di wilayah selatan Spanyol, Andalusia, sementara hampir 170 ruas jalan ditutup di seluruh Spanyol dan layanan kereta api terganggu di Portugal.

Kementerian Pertanian Portugal pada Jumat menyebutkan estimasi awal kerugian di sektor pertanian dan kehutanan mencapai sekitar 750 juta euro akibat badai, yang diperkirakan akan semakin menguat dalam beberapa hari ke depan.

Badan meteorologi negara Spanyol AEMET pada Sabtu memperingatkan bahwa Badai Marta akan membawa salju, kondisi laut berbahaya di wilayah pesisir, serta hujan lanjutan. Otoritas setempat mengeluarkan peringatan cuaca oranye, tingkat kedua tertinggi setelah merah.

Pertandingan kasta tertinggi sepak bola Spanyol antara Sevilla dan Girona ditunda akibat cuaca buruk, kata La Liga, menyusul permintaan klub asal Andalusia tersebut.

Miguel Angel Perez dari organisasi petani COAG di Provinsi Cádiz, Andalusia, mengatakan kepada televisi Spanyol TVE pada Sabtu: “Hujan turun tanpa henti. Tanaman seperti brokoli, wortel, dan kembang kol terendam air. Ribuan hektare kebanjiran. Ini benar-benar bencana alam.”

Perez menambahkan bahwa badai telah menyebabkan kerugian jutaan euro pada panen tahun ini dan para petani akan meminta bantuan pemerintah untuk pemulihan.

Tanah bergetar, sungai meluap

Genangan air juga memicu kekhawatiran akan pergeseran struktur tanah, termasuk potensi longsor. Warga di sejumlah kota di kawasan pegunungan Serranía de Ronda, Provinsi Málaga, yang dihantam Badai Leonardo pekan ini, mengatakan pada Sabtu bahwa tanah telah bergetar selama beberapa hari.

Dewan kota Cortes de la Frontera menyatakan melalui media sosial bahwa tidak ada “bahaya” dari getaran tersebut, yang juga dirasakan di kota-kota terdekat Benaoján, Gaucín, dan Jimera de Líbar. Para ahli dari Spanish National Research Council (CSIC) dikerahkan untuk memantau situasi.

Beberapa kawasan permukiman di dekat Sungai Guadalquivir di Provinsi Córdoba, Andalusia, dievakuasi pada Jumat akibat kenaikan permukaan air yang drastis. Wakil Perdana Menteri Spanyol María Jesús Montero memperingatkan bahwa sungai tersebut diperkirakan mencapai puncak ketinggian pada Sabtu atau Minggu.

Di Portugal, hujan deras bahkan memaksa tiga kota menunda pemungutan suara presiden yang dijadwalkan pada Minggu hingga pekan depan. Lebih dari 26.500 petugas penyelamat telah dikerahkan untuk menangani dampak badai.

Baca juga:  Badai Leonardo Hantam Spanyol dan Portugal, Satu Orang Tewas

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)