Pabrik produksi bahan bangunan plastik IMPC. Foto: dok IMPC.
Emiten Bahan Bangunan Plastik IMPC Bidik Laba Bersih Lebih dari Rp700 Miliar di 2026
Husen Miftahudin • 3 February 2026 17:10
Jakarta: Emiten bahan bangunan plastik PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menargetkan pendapatan sebesar Rp5,1 triliun dan laba bersih di atas Rp700 miliar pada 2026. Ini sejalan dengan kinerja perusahaan yang terus bertumbuh dan struktur permodalan yang semakin solid.
"Dengan neraca yang sehat serta posisi arus kas yang kuat, kami optimis dapat mencetak pertumbuhan dua digit secara berkelanjutan setiap tahunnya," ucap Direktur Utama IMPC Haryanto Tjiptodihardjo seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 3 Februari 2026.
Adapun, IMPC berhasil menutup tahun pertama dalam rencana lima tahun kedua untuk periode 2025–2029 dengan kinerja yang solid. Di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi sepanjang 2025, perseroan berhasil mencapai target kinerja yang telah dicanangkan.
Pendapatan diestimasi melampaui Rp4,2 triliun, meningkat hingga sekitar 10 persen dibandingkan realisasi 2024 sebesar Rp3,9 triliun, serta estimasi laba bersih di atas Rp600 miliar di sepanjang 2025..
"Kami bersyukur atas pencapaian ini, yang tidak lepas dari kerja keras, kolaborasi, dan inovasi seluruh tim perseroan. Didukung sekitar 3.000 karyawan, perseroan secara konsisten menciptakan nilai tambah ekonomi di sepanjang rantai produksi hingga distribusi, sehingga turut mendorong perputaran ekonomi yang berdampak bagi puluhan ribu pemangku kepentingan," kata Haryanto.
| Baca juga: Laba Bersih Tesla Anjlok, Microsoft Malah Raup Untung Banyak di 2025 |

(Ilustrasi. Foto: dok MI)
Dapat dana segar Rp685,1 miliar
Pada semester kedua 2025, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp586,1 miliar melalui pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan 638,5 juta saham baru. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung rencana ekspansi perseroan pada 2026.
Diketahui, tema rencana lima tahun perseroan untuk periode 2025–2029 adalah "Disrupting for a Better World". Tema ini menjadi landasan bagi setiap keputusan yang diambil oleh manajemen, baik pada tingkat operasional maupun strategis, dengan memastikan setiap langkah memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan serta dijalankan dengan integritas yang tidak tergoyahkan di tengah dinamika dan ketidakpastian global.
"Berlandaskan komitmen tersebut, perseroan terus melangkah dengan keyakinan untuk berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, aman, dan sejahtera," tegas Haryanto.