Pemkot Ternate Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Gempa Magnitudo 7,6

Ilustrasi: Reruntuhan bangunan Gereja Kalvari akibat guncangan gempa bumi magnitudo 7,6 di Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis, 2 April 2026. ANTARA/Abdul Fatah/aa.

Pemkot Ternate Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Gempa Magnitudo 7,6

Silvana Febiari • 2 April 2026 14:49

Jakarta: Pemerintah Kota Ternate menetapkan status tanggap darurat bencana pascagempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara pada Kamis pagi, 2 April 2026. Status tersebut diberlakukan selama 7 hingga 14 hari ke depan guna mempercepat penanganan dampak bencana.

Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, menyampaikan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan serta pendataan di wilayah terdampak, baik di dalam kota maupun kawasan kepulauan.

"Jika dilihat dari sebaran dampak, wilayah yang paling terdampak berada di Batang Dua. Selain itu, di wilayah dalam kota juga terdapat beberapa titik yang merasakan dampak gempa," kata Tauhid dalam keterangan pers dikutip dari ternatekota.go.id. Kamis, 2 April 2026.
 


Menurut dia untuk mendukung penanganan, pemerintah telah membentuk posko yang dipusatkan di eks Kantor Wali Kota sebagai pusat koordinasi dan distribusi bantuan.

Melalui posko tersebut, pemerintah bersama OPD teknis, BPBD, aparat kecamatan hingga kelurahan, serta dukungan TNI dan Polri, melakukan pendataan korban dan kerusakan infrastruktur.

“Saat ini kami masih melakukan pendataan. Data yang terkumpul akan terpusat di posko utama sebagai dasar informasi,” jelasnya.


Ilustrasi. Medcom.id


Berdasarkan laporan sementara, kerusakan cukup signifikan terjadi di Kecamatan Pulau Batang Dua. Sejumlah rumah warga dan rumah ibadah dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk dua gereja yang rusak berat, sementara puluhan rumah lainnya mengalami kerusakan ringan di Pulau Mayau dan Pulau Tifure.

Di wilayah dalam kota, beberapa kelurahan seperti Mangga Dua, Gambesi, Tongole, serta sebagian wilayah Kecamatan Ternate Utara juga terdampak.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)