Presiden AS Donald Trump dan PM Kanada Mark Carney. (Anadolu Agency)
Trump dan PM Kanada Kirim Pesan Ramadan, Soroti Kebebasan Beribadah
Muhammad Reyhansyah • 19 February 2026 08:04
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan pernyataan menjelang dimulainya bulan suci Ramadan, dengan menekankan nilai keimanan, refleksi spiritual, serta pentingnya kebebasan beragama.
“Hari ini saya menyampaikan salam dan doa terbaik kepada semua yang merayakan Ramadan,” kata Trump, dikutip dari Anadolu Agency, Rabu, 18 Februari 2026.
Ia menggambarkan Ramadan sebagai “musim penuh kekhusyukan untuk pembaruan spiritual, perenungan mendalam, serta rasa syukur atas berbagai karunia Tuhan yang tak terhitung.”
Menurutnya, masa suci tersebut bagi banyak warga Amerika menekankan pentingnya doa dan puasa, memperkuat hubungan keluarga serta komunitas, sekaligus menegaskan nilai bersama seperti kasih sayang, kedermawanan, belas kasih, dan kerendahan hati.
Trump juga menegaskan bahwa “hak yang dianugerahkan Tuhan untuk beribadah secara bebas adalah ciri khas bangsa kami dan pilar bagi kemakmuran serta kekuatan kami.”
Ia turut menyampaikan “doa untuk kebahagiaan dan pemenuhan hidup di rumah, persatuan dan perdamaian di seluruh dunia, serta keberkahan pada tahun yang akan datang.”
Ucapan serupa disampaikan Carney. Ia mengatakan “saat matahari terbenam malam ini, umat Muslim di Kanada dan di seluruh dunia akan mulai menjalankan bulan suci Ramadan.”
“Dalam beberapa minggu ke depan, keluarga dan sahabat akan berkumpul di rumah maupun masjid untuk berdoa dan merenung. Setelah berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam, mereka akan berbuka dengan iftar, yaitu hidangan tradisional pada malam hari,” lanjut Carney.
Carney menyebut Ramadan sebagai “masa perenungan, rasa syukur, dan perayaan” bagi umat Islam.
Menyoroti masih adanya tindakan Islamofobia terhadap Muslim di Kanada, Carney menegaskan, “memerangi kebencian adalah prioritas utama pemerintah ini, dan Islamofobia tidak memiliki tempat di negara kami.”
Ia menambahkan, “inti dari menjadi warga Kanada adalah nilai mendasar bahwa setiap orang berhak atas kebebasan, keamanan, dan kesempatan untuk berkembang dalam masyarakat.”
Carney kemudian menyampaikan harapan agar Ramadan menjadi bulan yang diberkahi dan damai, serta menutup dengan ucapan “Ramadan Mubarak.”
Sejumlah negara Arab dan Muslim akan mulai menyambut Ramadan pada Rabu, sementara negara lain memulai puasa sehari kemudian.
Umat Muslim di Turki, Oman, Singapura, dan Australia dijadwalkan mulai berpuasa pada Kamis setelah otoritas setempat memastikan awal bulan berdasarkan perhitungan astronomi.
Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender lunar Islam. Sebagian negara masih mengandalkan pengamatan hilal secara lokal, sedangkan negara lain semakin menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan awal bulan, terutama ketika data ilmiah menunjukkan pengamatan langsung tidak memungkinkan.
Baca juga: Pesan Trump untuk Umat Muslim Menjalani Puasa Ramadan