Liga Inggris Kembali Terapkan Ramadan Break

Ramadan break. Foto: Instagram/Pengamat Liga Inggris

Liga Inggris Kembali Terapkan Ramadan Break

Khoerun Nadif Rahmat • 17 February 2026 19:20

Jakarta: Liga Primer Inggris dan English Football League kembali menerapkan prosedur jeda singkat dalam pertandingan guna memberi kesempatan pemain muslim berbuka puasa saat Ramadan tanpa mengganggu jalannya laga.

Otoritas kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris memastikan kebijakan tersebut kembali diberlakukan sepanjang bulan suci Ramadan. Langkah ini menjadi bentuk penghormatan terhadap keberagaman keyakinan para pemain di tengah padatnya kalender pertandingan yang tetap bergulir normal.

Penyesuaian waktu sangat mungkin terjadi terutama pada laga dengan jadwal sepak mula Sabtu pukul 17.30 dan Minggu pukul 16.30 waktu setempat. Pasalnya, waktu matahari terbenam di Inggris selama periode ini berada di rentang pukul 17.00 hingga 19.00 GMT.
 


Seperti musim musim sebelumnya, kapten tim bersama perangkat pertandingan akan menentukan momen jeda alami agar pemain atau ofisial muslim dapat membatalkan puasa. Penghentian sementara itu hanya dilakukan ketika bola dalam situasi mati, seperti tendangan gawang, tendangan bebas, atau lemparan ke dalam.

Otoritas liga menegaskan, jeda tersebut tidak boleh dilakukan saat bola masih aktif dalam permainan. Selain itu, waktu singkat itu semata mata digunakan untuk kebutuhan nutrisi pemain dan tidak diperkenankan dimanfaatkan sebagai instruksi taktis maupun drinks break tim secara umum.

Kebijakan ini pertama kali diterapkan pada April 2021 dalam laga antara Leicester City dan Crystal Palace. Saat itu, wasit menghentikan pertandingan pada menit ke 30 untuk memberi kesempatan kepada Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate mengonsumsi cairan serta gel energi guna membatalkan puasa.


Ramadan break. Foto: Instagram/Pengamat Liga Inggris

Bagi sejumlah pemain muslim di Liga Primer Inggris seperti Mohamed Salah, William Saliba, hingga Amad Diallo, dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara performa fisik dan kewajiban ibadah.

Mengutip BBC, sejumlah klub termasuk Liverpool juga melakukan penyesuaian jadwal latihan selama Ramadan. Klub menyediakan makanan halal serta pengaturan nutrisi khusus oleh tim koki guna memastikan kondisi kebugaran pemain tetap terjaga sepanjang kompetisi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)