Ilustrasi: Pexels
Panduan Lengkap Bacaan Bilal Tarawih dan Jawaban Jemaah
Riza Aslam Khaeron • 18 February 2026 16:27
Jakarta: Salat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dinanti dan dilaksanakan secara rutin oleh umat Muslim di bulan Ramadan. Di balik kekhusyukan pelaksanaannya, bilal Tarawih memiliki peran penting yang sering terdengar saat melantunkan bacaan di antara rakaat.
Bacaan yang diucapkan oleh bilal Tarawih pada dasarnya berfungsi sebagai tanda pergantian rakaat serta memberikan waktu istirahat sejenak bagi jemaah sebelum melanjutkan salat berikutnya.
Bilal Tarawih juga berfungsi sebagai pengingat atau membantu imam dalam menandai jumlah rakaat salat Tarawih. Mengingat banyaknya rakaat dalam salat Tarawih, yang paling sedikit adalah 8 rakaat dan paling banyak bisa mencapai 20 atau bahkan 36 rakaat.
Berikut ini adalah urutan yang dibaca oleh bilal dan jawaban dari makmum untuk salat Tarawih sebanyak 11 rakaat, yang terdiri atas 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir yang dikutip dari Medcom.id.
1. Sebelum Memulai Salat Tarawih
Sebelum imam salat Tarawih memulai takbiratul ihram rakaat pertama, bilal mengawalinya dengan seruan selawat dan salat:
Latin: Allahumma shalli 'ala Muhammad (3x). Asholatu tarawihi min qiyami shahri ramadhan 'atsabakumullah.
2. Menuju Rakaat ke-3
Setelah salam pada dua rakaat kedua, bilal membacakan doa keutamaan dan ampunan Allah.
Latin: Fadlan minallaahi wani'matan wamaghfiratan warahmatan, laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syarikalahu lahul-mulku wa lahul-hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Allahumma shalli 'ala Muhammad.
Jemaah Menjawab: Sallallahu wasallim 'alaih.
3. Sebelum Rakaat ke-5 dan ke-6

Latin: Subhaanal malikil ma'bud, Subhaanal malikil hayyil ladzii laayanaamu walaa yamutu walaa yafuutu abadan. Subbuhun quddusun rabbuna wa rabbul malaikati warruh. Subhaanallaahi walhamdu lillaahi walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbaru, walaa hawla walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azim. Allahumma shalli 'ala Muhammad.
Jemaah Menjawab: Sallallahu wasallim 'alaih.
| Baca Juga: Bacaan Niat Berbuka Puasa dan Keutamaannya di Bulan Ramadan |
4. Menuju Rakaat ke-7
.jpg)
Ilustrasi: Pexels
Bilal menyebutkan nama-nama Khulafaur Rasyidin sebagai bentuk penghormatan dan pengenalan sejarah kepada jemaah.

Latin: La ilaha illallah muhammadur rasulullah sallallahu alaihi wasalam... khulafa'u ar-rasyidin abu bakrin siddiq wa 'umaru ibn khathabi wa 'utsamanu ibnu 'affan wa 'aliyun ibnu abi thalib.
Jemaah Menjawab: Radhiyallahu 'anhum.
5. Setelah Rakaat ke-8 dan Menuju Witir
Setelah menyelesaikan 8 rakaat Tarawih, bilal akan memberikan aba-aba untuk memulai salat penutup yaitu Witir.
Latin: Shallatul jami'atu lisunnatil witr rahimakumullah.
Jemaah Menjawab: Asholatu laa ilaha ilallah.
Menurut informasi dari laman Baznas, dalam konteks perkembangan agama Islam, posisi bilal kini dipakai untuk merujuk kepada orang yang mengumandangkan azan atau seruan untuk melaksanakan salat wajib lima waktu.
Di samping itu, bilal juga memiliki kewajiban dalam melaksanakan salat sunah lainnya, seperti salat Id, Witir, dan gerhana. Dalam pengabdiannya, bilal harus menyerukan pada setiap dua rakaat dari salat Tarawih.
(Jessica Nur Faddilah)