Warga Cianjur Diminta Waspada Hujan Deras dalam Tiga Hari ke Depan

Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.ANTARA/Ahmad Fikri.

Warga Cianjur Diminta Waspada Hujan Deras dalam Tiga Hari ke Depan

Lukman Diah Sari • 7 May 2026 20:59

Cianjur: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat hujan dengan intensitas tinggi harus diwaspadai masyarakat di seluruh wilayah Cianjur dalam tiga hari ke depan. Tingginya curah hujan dapat meningkatkan potensi bencana alam di sejumlah wilayah seperti banjir, longsor, dan pergeseran tanah yang masih terjadi di sejumlah kecamatan.

"Sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah bencana alam tertinggi di Jabar, sehingga perlu diwaspadai seluruh masyarakat, terutama wilayah yang rawan terjadi bencana seperti Cipanas, Mande, Cibeber, dan sebagian besar wilayah selatan," kata Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat, melansir Antara, Kamis, 7 Mei 2026. 


Ilustrasi Pexels

Dia menjelaskan potensi tanah longsor menutup akses jalan di wilayah selatan mulai dari Kecamatan Campaka hingga Naringgul cukup tinggi, sehingga harus diwaspadai terutama pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Asep meminta warga segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.

Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan serta Relawan Tangguh Bencana (Retana) di seluruh desa dan kecamatan di Cianjur, untuk meningkatkan pengawasan dan pelaporan serta penanganan cepat ketika terjadi bencana. Termasuk dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, provinsi dan pusat guna menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan.

"Kami berharap tidak ada bencana besar melanda Cianjur, namun kesiapsiagaan dan kewaspadaan harus tetap ditingkatkan selama cuaca ekstrem masih melanda," jelas dia.

Asep menambahkan, masyarakat juga diminta untuk jeli membaca tanda alam akan terjadi bencana, segera mengungsi ketika hujan turun deras terutama saat petang dan malam hari guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)