Trafik Pesawat di Bandara Palembang Naik 10,5 Persen Jelang Lebaran

Penumpang menunggu keberangkatan di Bandara SMB II, Palembang, Sumatra Selatan. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Trafik Pesawat di Bandara Palembang Naik 10,5 Persen Jelang Lebaran

Silvana Febiari • 20 March 2026 23:30

Palembang: Pengelola Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang mencatat kenaikan trafik pergerakan pesawat sebesar 10,5 persen menjelang Lebaran 2026. 

"Realisasi harian pergerakan pesawat mencapai 84 movement atau tumbuh 10,5 persen dibandingkan tahun 2025," kata Executive General Manager General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shabab, dikutip dari Antara, Jumat, 20 Maret 2026. 

Total pergerakan pesawat mencapai 84 penerbangan, Kamis, 19 Maret 2026.  Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 penerbangan merupakan extra flight yang seluruhnya terealisasi atau mencapai 100 persen.
 


Ia menjelaskan jumlah penumpang tercatat relatif stabil di angka 12.156 orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan, sektor kargo justru meningkat signifikan sebesar 29,5 persen dengan total angkutan mencapai 23,3 ton.

Selain itu, tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) tercatat sebesar 83,3 persen. Sebanyak 70 penerbangan tercatat berangkat tepat waktu.

Berdasarkan data yang dihimpun, tingkat keterisian penumpang (load factor) harian mencapai 78,3 persen dari total 15.142 kursi yang tersedia. 


Arsip foto - Area Check In Counter Terminal Keberangkatan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumsel. (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)


Pada sektor penerbangan internasional, tercatat empat pergerakan pesawat dengan jumlah penumpang sebanyak 560 orang. Ini menunjukkan tren pemulihan positif dengan recovery rate mencapai 200 persen.

Penggunaan slot penerbangan di Bandara SMB II juga mencapai 100 persen, mencerminkan optimalnya pemanfaatan kapasitas operasional bandara.

"Kami terus memantau pergerakan trafik melalui posko monitoring untuk memastikan seluruh operasional berjalan lancar serta kebutuhan mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan optimal," ujar Syaugi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)