Ini Daftar 12 Pengusaha Besar yang Bertemu Presiden Prabowo di AS

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Foto: Antara.

Ini Daftar 12 Pengusaha Besar yang Bertemu Presiden Prabowo di AS

Anggi Tondi Martaon • 21 February 2026 13:29

Jakarta: Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap daftar 12 nama pengusaha besar yang bertemu Presiden Prabowo Subianto di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat, 20 Februari 2026. 

Dikutip dari Antara, Teddy menyebut pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh investasi global ternama. Berikut daftarnya:

  1. Todd L. Boehly: CEO Eldridge Industries yang juga pemilik klub Liga Inggris Chelsea dan klub basket LA Lakers. 
  2. Armen Panossian, CEO Oaktree sekaligus pemilik klub Italia Inter Milan.
  3. Matt Harris: BlackRock Founding Partners dan Global Infrastructure Partners;
  4. Martin Escobari: Co-President sekaligus Head of Global Growth Equity General Atlantic; 
  5. Al Rabil: CEO Kayne Anderson; 
  6. Neil R. Brown: Managing Director Global Institute Infrastructure KKR;
  7. Michael Weinberg: Chairperson of the Investment Committee Levine Leichtman Capital Partners (LLCP);
  8. Justin Metz: Managing Partner Related Fund Management (RFM);
  9. Luke Taylor: Co-President Stonepeak; 
  10. Nabil Mallick: COO Thrive Capital; 
  11. Jeffrey Perlman: CEO Warburg Pincus; serta Seth Bernstein dari Bernstein Equity Partners.
  12. Seth Bernstein: Bernstein Equity Partners
Teddy menjelaskan para pengusaha tersebut sebelumnya telah bekerja sama dengan Danantara Indonesia. "Sebagai pemilik aset terbesar BUMN," tulis Teddy.

Seskab menjelaskan dalam pertemuan itu Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif serta membuka ruang kolaborasi yang saling menguntungkan.

Presiden RI Prabowo Subianto (tiga kiri) dalam pertemuan forum bisnis dengan 12 pimpinan perusahaan besar global di Washington DC, Amerika Serikat. Foto: Antara/HO-Instagram @presidenrepublikindonesia.

"Presiden Prabowo membuka seluas-luasnya peluang investasi untuk membangun sebanyak-banyaknya rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan yang menguntungkan kepentingan dalam negeri di Indonesia," ungkap Teddy.

Pertemuan di Washington DC ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tengah memasuki fase baru sebagai negara yang percaya diri, stabil, dan siap menjadi pusat pertumbuhan baru dunia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)