Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat. Metrotvnews.com/Aris
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pemerintah Segera Bangun Flyover di Perlintasan Sebidang
Aris Setya • 29 April 2026 18:43
Bekasi: Pemerintah segera mengeksekusi instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun jalan layang atau flyover di perlintasan sebidang kereta di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Hal ini untuk meminimalisir kasus kecelakaan maut di jalur kereta.
"Seperti yang disampaikan Bapak Presiden, itu akan dilaksanakan sesegera mungkin ya. Dan, ini adalah langkah-langkah yang cepat dari Bapak Presiden untuk memastikan kejadian seperti ini tidak pernah akan dan boleh terulang lagi gitu ya," ungkap Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, di RSUD Kota Bekasi, Rabu, 29 April 2026.
Dia menegaskan insiden ini menjadi alarm keras bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem keamanan perkeretaapian di Indonesia.
“Kami akan mengevaluasi secara keseluruhan dan juga melakukan asesmen terhadap Kereta Api Indonesia ini bersama-sama tentu dengan kementerian terkait, dengan badan terkait untuk memastikan keselamatan itu adalah menjadi prioritas paling utama di dalam kita menjalankan kereta api yang ada di Indonesia ini,” jelas dia.
.jpg)
Kecelakaan kereta di Bekasi. Dok. Istimewa
Baca Juga:
Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang |
Selain pembangunan fisik, Rosan mendorong penguatan koordinasi antarlembaga, khususnya dengan Departemen Perhubungan, agar standar keselamatan transportasi nasional semakin diperketat.
“Dan, kita juga akan melakukan evaluasi keseluruhan agar terutama kerja sama dengan Departemen Perhubungan ini menjadi semakin erat ke depan, karena tentunya hal ini tidak boleh terjadi ke depan ya,” ujar dia.
Kecelakaan kereta yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin, 27 April 2026. Insiden ini menyebabkan 16 penumpang KRL meninggal dunia dan 90 penumpang luka-luka.