Hujan Deras Picu Banjir di Sulteng, 3 Desa Terendam

Banjir merendam rumah warga di Kecamatan Soyojaya, Kabupaten Morowali Utara. ANTARA/HO-BPBD Sulteng

Hujan Deras Picu Banjir di Sulteng, 3 Desa Terendam

Lukman Diah Sari • 4 May 2026 19:33

Palu: Bencana banjir melanda tiga desa di Kecamatan Soyojaya, Kabupaten Moroawali Utara, Sulawesi Tengah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berkoordinasi serta melakukan pendataan terhadap dampak banjir di tiga desa tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Asbudianto mengatakan banjir terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak Minggu malam, 3 Mei 2026, hingga Senin dini hari, 4 Mei 2026.


Hujan/Ilustrasi Medcom.id

“Curah hujan tinggi menyebabkan debit air Sungai Sumara, Sungai Bayumbo, dan Sungai Untubau meluap ke permukiman warga dengan ketinggian rata-rata 30 sampai 40 sentimeter,” kata Asbudianto dalam keterangannya di Palu, Senin, 4 Mei 2026, melansir Antara 

Ia menjelaskan, tiga desa yang terdampak yakni Desa Tandayondo, Desa Tamainusi, dan Desa Bau. BPBD Sulteng bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Morowali Utara melakukan asesmen di lokasi kejadian serta berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, sebanyak 20 kepala keluarga (KK) atau 50 jiwa terdampak serta satu unit masjid ikut terendam di Desa Tandayondo. Sementara di Desa Tamainusi, tercatat 10 kepala keluarga atau 32 jiwa terdampak. Sementara itu, banjir merendam sekitar 15 hektare lahan persawahan milik warga di Desa Bau.

“Tidak ada laporan korban jiwa maupun pengungsi. Namun, sebagian wilayah masih tergenang karena air belum sepenuhnya surut,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPBD terus melakukan pemantauan perkembangan kondisi di lapangan. Sementara itu, ia menyebut kebutuhan mendesak antara lain pembangunan tanggul penahan air serta pembuatan saluran pembuangan guna mengantisipasi banjir susulan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)