KAI Logistik Kantongi Sertifikasi Halal di 3 Titik Distribusi Utama Retail

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

KAI Logistik Kantongi Sertifikasi Halal di 3 Titik Distribusi Utama Retail

Eko Nordiansyah • 9 April 2026 17:45

Jakarta: KAI Logistik meraih Sertifikat Halal untuk layanan pengiriman barang retail. Sertifikasi ini secara spesifik diberikan pada layanan KALOG Express di tiga titik distribusi dengan arus barang yang masif, yakni Service Point KALOG Express Jakarta Gudang, Semarang Poncol, dan Surabaya Kota.

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan mengatakan, inisiatif ini mendorong peningkatan standar layanan retail yang berfokus pada keamanan produk sepanjang proses distribusi. Pencapaian ini juga memberikan kepastian hukum dan operasional bagi pemilik barang di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.

“Sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan sebuah komitmen mendalam untuk membangun kepercayaan pasar yang lebih kuat, terutama bagi sektor-sektor sensitif yang mengandalkan integritas proses distribusi dalam menjaga kualitas produk mereka secara menyeluruh,” jelas Yuskal dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 April 2026.

Perluasan ke layanan retail ini merupakan bagian dari roadmap perusahaan, setelah sebelumnya sertifikasi diterapkan pada layanan kontainer di terminal Sungai Lagoa, Klari, Kalimas, dan Ronggowarsito. Perusahaan kini memperluas cakupan jaminan halal ke segmen pengiriman barang kecil namun masif.



(Ilustrasi KAI Logistik. Foto: Dok istimewa)

Solusi konkret bagi pelaku UMKM

Kehadiran layanan retail bersertifikat halal ini juga diposisikan sebagai solusi konkret bagi pelaku  UMKM jelang tenggat wajib halal pada Oktober 2026. KAI Logistik hadir untuk memastikan bahwa rantai distribusi tidak menjadi titik lemah bagi UMKM dalam memenuhi standarisasi pemerintah tersebut.

Secara teknis, sertifikat bernomor ID00410018283070424 tersebut resmi diterbitkan pada 11 Maret 2026 setelah melalui serangkaian audit ketat oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) PT Sucofindo.

Proses audit yang berlangsung pada akhir Februari 2026 mencakup pemeriksaan mendalam terhadap penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), prosedur penanganan bahan, hingga fasilitas pencucian dan pensucian dalam layanan retail. Pengawasan yang dilakukan secara menyeluruh ini menjamin bahwa setiap proses operasional di lapangan telah selaras dengan kaidah dan aturan yang berlaku.

Dalam implementasi harian, KAI Logistik menerapkan standar pemisahan yang sangat ketat untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang dengan barang reguler atau pengiriman hewan. Setiap paket yang terdaftar dalam kategori halal diberikan identitas berupa label khusus, sehingga tidak bercampur.

“Ini memungkinkan untuk dikelompokkan secara eksklusif di area penyimpanan tertentu. Barang-barang tersebut ditempatkan di atas palet beralas terpal bersih dan dilindungi dengan penutup terpal tambahan untuk menjaga sterilitas produk selama masa transit maupun dalam perjalanan,” kata dia.

Adapun Jakarta, Semarang, dan Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena tingginya aktivitas distribusi serta peran penting sebagai simpul logistik utama di Pulau Jawa. Dengan layanan bersertifikat halal di titik-titik ini, perusahaan berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di wilayah sekitar.

“Ke depan, KAI Logistik akan melakukan evaluasi dan memperluas jangkauan layanan bersertifikat halal ke berbagai titik distribusi lainnya. Upaya ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menghadirkan layanan logistik yang tidak hanya unggul dalam ketepatan waktu dan efisiensi biaya, tetapi menjamin kualitas,” tutup Yuskal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)