Selat Hormuz jadi perairan penting dalam rute perdagangan minyak global. (Anadolu Agency)
Kemlu Terus Upayakan Keamanan Pelintasan Dua Kapal Pertamina di Selat Hormuz
Willy Haryono • 28 March 2026 17:49
Jakarta: Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI akan terus berupaya menjamin keamanan pelintasan dua kapal tanker milik Pertamina yang hingga kini masih tertahan di Selat Hormuz.
Sejauh ini, Kemlu terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk KBRI Tehran, Pertamina, serta pemerintah Iran, guna memastikan kelancaran pelayaran.
“Kemlu dan KBRI Tehran telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan juga berkomunikasi dengan Kedubes Iran di Jakarta serta pihak terkait di Teheran,” ujar juru bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela dalam keterangan tertulis pada awak media, Sabtu, 28 Maret 2026.
Sebelumnya, Kemlu mengungkapkan bahwa pemerintah Iran telah memberikan pertimbangan positif terkait keamanan pelintasan kapal Pertamina di Selat Hormuz.
Meski demikian, terdapat sejumlah kesiapan teknis yang masih harus dipenuhi oleh pihak Pertamina sebelum pelayaran dapat dilanjutkan. Kesiapan tersebut meliputi perlindungan asuransi serta kesiapan kru kapal.
Masih terkait respons positif yang disampaikan Iran, kata Nabyl, langkah tindak lanjut telah dijalankan oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis dan operasional.
Kendati begitu, belum ada waktu pasti kapan dua kapal tanker Pertamina tersebut bisa keluar dari Selat Hormuz.
Baca juga: Iran Respons Positif Pembebasan Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz