Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Tuntut Keadilan di Forum BRICS

Pasukan UNIFIL yang bertugas di Lebanon. Foto: EPA

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Tuntut Keadilan di Forum BRICS

Dimas Chairullah • 21 May 2026 18:47

Jakarta: Pemerintah Indonesia memanfaatkan forum BRICS Foreign Ministers' Meeting di Delhi, India, untuk menyuarakan tuntutan keadilan di tingkat global. 

Salah satu isu krusial yang diangkat adalah tuntutan akuntabilitas penuh atas gugurnya prajurit penjaga perdamaian (peacekeepers) Indonesia yang bertugas di bawah  UNIFIL.

Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, dalam media briefing di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026, menuturkan bahwa Menlu RI mendorong agar blok BRICS dapat mengambil peran aktif dan tegas dalam menjaga stabilitas keamanan global, terutama sebagai representasi kekuatan Global South.

"Dalam pertemuan tersebut, Menlu RI menekankan pentingnya untuk BRICS berperan aktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global, termasuk mendorong akuntabilitas penuh atas gugurnya peacekeepers Indonesia di UNIFIL," kata Yvonne.

Lebih lanjut, Indonesia juga menyuarakan penolakannya terhadap segala bentuk pelemahan institusi multilateral, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Dalam dokumen Chair's Statement yang dihasilkan dari pertemuan tersebut, disepakati pentingnya reformasi tata kelola global untuk menghadapi tantangan masa kini.

"Ini termasuk reformasi sistem perdagangan multilateral dengan World Trade Organization (WTO) sebagai fondasi utama, serta penegasan kembali komitmen terhadap multilateralisme dan pentingnya penyelesaian konflik secara damai, terutama terkait situasi di Timur Tengah," tutup Yvonne.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)