Polisi Selidiki Asal Senjata Api Komplotan Begal

Ilustrasi penembakan. (Medcom.id)

Polisi Selidiki Asal Senjata Api Komplotan Begal

Muhammad Alvi Randa • 22 May 2026 00:50

Jakarta: Polda Metro Jaya akan menyelidiki asal senjata api yang digunakan komplotan begal di Jakarta dan sekitarnya. Polisi bakal menindak tegas setiap orang yang berusaha meresahkan dan membahayakan masyarakat.

“Sesuatu hal yang mengganggu dan meresahkan masyarakat kita harus sama-sama perangi dan tidak boleh kita biarkan.Maka kami sedang melakukan pengembangan ke sana, dari mana sumber dari senjata api tersebut," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

Iman menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan terjadinya peredaran senjata api ilegal di Jakarta. Keberadaan senjata api dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan petugas.

Selain mendalami asal senjata api, penyidik akan melakukan analisis digital terhadap telepon genggam milik tersangka. Polisi menelusuri kemungkinan adanya jaringan penadah maupun pihak lain yang terhubung dengan komplotan tersebut.

“Kami sedang lakukan analisis digital terkait jaringan di atasnya, entah itu jaringan yang menggerakkannya, entah itu yang menerima hasil kejahatannya, atau mungkin yang terkoneksi dengannya” kata Iman.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin. Metro TV/Alvi

Baca Juga: 

Keluarkan Senpi saat Penangkapan, AE dan HI Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Sebelumnya, Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya menangkap AE dan HI, dua pelaku begal di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kedua pelaku kerap beraksi dengan senjata api.

“Sebelumnya pelaku juga pernah melukai korbannya dengan menggunakan senjata api,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Kamis malam, 21 Mei 2026.

Dalam penangkapan ini, polisi terpaksa harus menembakkan timah panas ke kaki pelaku. Tindakan tegas dan terukur itu harus dilakukan karena pelaku membawa senjata api dan membahayakan keselamatan warga.

Dia menegaskan seluruh personel tetap berpedoman pada aturan hukum dan prosedur yang berlaku saat menangkap pelaku kriminal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)