BPNT Tahap II 2026 di Jawa Barat Mulai Cair, Ini Panduan Cek Secara Online

Ilustrasi. Foto: Dok MI

BPNT Tahap II 2026 di Jawa Barat Mulai Cair, Ini Panduan Cek Secara Online

Richard Alkhalik • 22 May 2026 13:48

Bandung: Proses penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode Triwulan II 2026 telah bergulir sejak April lalu. Penyaluran kedua program bantuan sosial (bansos) ini akan terus dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Penyaluran Bansos Tahap II pada tahun ini dipastikan akan diterima oleh masyarakat lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan sinkronisasi data penerima manfaat dimajukan menjadi setiap tanggal 10 di awal triwulan, dari yang sebelumnya selalu ditetapkan pada tanggal 20.

"Jadi setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya,” ujar Saifullah, dikutip dari laman resmi Kemensos, dikutip Jumat, 22 Mei 2026.

Pemerintah menerapkan dua mekanisme penyaluran, termasuk untuk wilayah Jawa Barat. Dana akan ditransfer langsung melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bagi penerima yang terintegrasi dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sedangkan PT Pos Indonesia akan melayani pencairan bagi masyarakat di wilayah minim akses perbankan.



(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Untuk memantau progres penyaluran bansos, warga Jawa Barat dapat mengecek status penerimaan secara mandiri dengan mudah. Berikut adalah tata cara verifikasi yang dapat diikuti:

Cara cek status bantuan sosial online

Pengecekan status penerima PKH dapat dilakukan secara daring melalui perangkat smartphone hanya dengan menggunakan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK). Berikut adalah dua metode pengecekan praktis yang dapat diakses secara mandiri oleh warga Jawa Barat:

1. Melalui Situs Portal Resmi (Cek Bansos)

  • Buka peramban (browser) dan akses portal resmi cekbansos.kemensos.go.id.
  • Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) 16 digit sesuai KTP.
  • Masukkan kode verifikasi (captcha) yang tertera di layar.
  • Jika huruf kode kurang jelas, klik tombol refresh.
  • Klik tombol “Cari Data”

2. Melalui Aplikasi Ponsel (Aplikasi Cek Bansos)

Unduh “Aplikasi Cek Bansos” resmi Kementerian Sosial melalui Google Play Store atau App Store dengan cara:
  • Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”.
  • Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
  • Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) 16 digit sesuai KTP.
  • Setelah masuk, buka menu profil untuk melihat kategori desil peserta.

Apabila proses verifikasi berhasil dan data terdaftar dalam DTKS, layar sistem akan langsung memunculkan informasi yang memuat nama lengkap, klasifikasi desil, beserta status dan jadwal penyaluran bantuan.

Jadwal Penyaluran Bantuan Sosial

Kerangka waktu penyaluran pada tahun anggaran 2026 dirancang ke dalam empat tahapan kuartal, meliputi:
  • Tahap 1 (Triwulan I): Januari, Februari, Maret.
  • Tahap 2 (Triwulan II) : April, Mei, Juni.
  • Tahap 3 (Triwulan III) : Juli, Agustus, September.
  • Tahap 4 (Triwulan IV) : Oktober, November, Desember.
Proses pencairan bansos di setiap daerah dilakukan secara bertahap untuk mengakomodasi proses sinkronisasi administratif dan penyesuaian letak geografis wilayah, sehingga waktu penerimaan antar-KPM tidak selalu bersamaan.

Besaran Bantuan Sosial BPNT

Pemerintah mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dengan skema pencairan yang dirapel setiap tiga bulan, total dana bansos yang akan dikantongi oleh masing-masing penerima sebesar Rp600 ribu di setiap tahapannya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)