Cuaca NTB Sepekan ke Depan: Kemarau Diselingi Hujan Ringan

Sejumlah pengendara motor melintas saat hujan ringan di Jalan Bypass Mataram-Gedung, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Sugiharto Purnama

Cuaca NTB Sepekan ke Depan: Kemarau Diselingi Hujan Ringan

Lukman Diah Sari • 17 July 2026 08:47

Mataram: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan fenomena peningkatan kelembapan udara memicu potensi hujan ringan pada sore hingga malam hari di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), Ari Wibianto, mengatakan kelembapan udara yang meningkat tersebut membuat musim kemarau diselingi hujan ringan.

"Prakiraan cuaca tujuh hari ke depan diprakirakan cerah hingga hujan ringan. Hal itu disebabkan oleh kelembapan udara yang lebih tinggi di beberapa wilayah, terutama di daerah dataran tinggi, seperti di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, Bima, dan Dompu," ujarnya di Mataram, Jumat, 17 Juli 2026, melansir Antara.


Ilustrasi-Metrotvnews.com

BMKG memprakirakan cuaca di Nusa Tenggara Barat secara umum didominasi kondisi cerah hingga hujan ringan. Pada 16-19 Juli 2026, suhu udara diprakirakan berkisar 18-33 derajat Celsius, dengan angin permukaan bertiup dominan dari timur hingga selatan dan kecepatan maksimum mencapai 40 kilometer per jam.

Sementara itu, pada 20 hingga 22 Juli 2026, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 19 sampai 34 derajat Celsius. Arah angin masih didominasi dari timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 38 kilometer per jam.

BMKG mengategorikan hujan ringan memiliki intensitas 0,1 hingga 5 milimeter per jam atau 5 sampai 20 milimeter per hari. Ari mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama bagi yang beraktivitas di wilayah dataran tinggi pada sore hingga malam hari mengingat masih terdapat peluang hujan ringan.

(Lukman Diah Sari)