Banjir Rendam Kudus, Warga Diimbau Waspada Leptospirosis

Warga Kudus korban banjir di pemgungsian. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.

Banjir Rendam Kudus, Warga Diimbau Waspada Leptospirosis

Rhobi Shani • 22 January 2026 14:34

Kudus: Banjir yang masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyebabkan ribuan warga mengungsi. Pemerintah Kabupaten Kudus mengimbau masyarakat terdampak banjir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit pascabanjir, salah satunya leptospirosis.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Nuryanto, mengatakan masyarakat diharapkan tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) meski berada dalam kondisi banjir. Salah satu langkah sederhana yang perlu dilakukan adalah rutin mencuci tangan menggunakan sabun.

“Tingkatkan upaya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) agar terhindar dari penyakit akibat banjir,” ujar Nuryanto di Kudus, Kamis, 22 Januari 2026.


Warga Kudus korban banjir di pemgungsian. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.

Ia menjelaskan, salah satu penyakit yang berpotensi muncul saat dan setelah banjir adalah leptospirosis. Penyakit ini perlu diwaspadai karena dapat menular melalui lingkungan yang terkontaminasi air banjir.

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri *Leptospira* dan ditularkan melalui urin hewan yang terinfeksi, terutama tikus. Penularan dapat terjadi melalui air, lumpur, tanah, maupun makanan yang tercemar, kondisi yang umum ditemukan di wilayah terdampak banjir.

“Selalu waspada terhadap penyakit pascabanjir, khususnya leptospirosis. Jika mengalami keluhan kesehatan, segera periksa ke puskesmas terdekat,” kata Nuryanto.

Meski demikian, Nuryanto memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus leptospirosis di Kabupaten Kudus. Ia tetap mengingatkan masyarakat untuk menggunakan air bersih yang tidak terkontaminasi genangan banjir, baik untuk konsumsi maupun kebutuhan sehari-hari.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)