PJU di 18 Ruas Jalan Strategis Kota Bandung Bakal Disolek Makin Estetik

Perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di Kota Bandung.

PJU di 18 Ruas Jalan Strategis Kota Bandung Bakal Disolek Makin Estetik

Roni Kurniawan • 20 January 2026 14:55

Bandung: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan program penataan dan peningkatan penerangan jalan umum (PJU) melalui skema beautifikasi di 18 ruas jalan strategis pada 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Program beautifikasi PJU tersebut diinisiasi langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dengan fokus pada jalan-jalan utama yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi serta menjadi etalase kota.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi, mengatakan dari total 18 ruas jalan, sembilan ruas di antaranya telah memiliki PJU dan hanya memerlukan pemeliharaan serta penataan ulang.

"Untuk sembilan ruas jalan, PJU-nya sudah tersedia. Tinggal dilakukan pemeliharaan dan penyesuaian agar tampil lebih rapi dan estetis. Pemeliharaan ini sudah kami mulai sejak Januari 2026," ujar Panji Kharismadi di Balai Kota Bandung, Selasa, 20 Januari 2026.
 


Adapun sembilan ruas jalan lainnya dinilai belum memiliki PJU yang memadai dan masih mengandalkan penerangan yang menumpang pada tiang milik PLN. Kondisi tersebut dinilai kurang optimal, baik dari sisi pencahayaan maupun estetika kawasan.

"Untuk ruas jalan yang belum memiliki PJU ideal, kami menargetkan perencanaan dimulai pada triwulan pertama 2026. Pembangunan fisiknya diharapkan dapat dimulai pada triwulan kedua," kata Panji.

Sejumlah ruas jalan yang masuk dalam program beautifikasi di antaranya Jalan Sunda, Jalan Veteran, serta Jalan Wastu Kencana dari Simpang Cihampelas hingga Simpang Riau. Ruas-ruas tersebut merupakan jalan arteri dan kolektor yang kerap dilalui masyarakat maupun wisatawan.


Ilustrasi jalan Braga. Foto: Dok istimewa

Panji menegaskan, program beautifikasi PJU ini berbeda dengan pembangunan PJU melalui usulan reses anggota dewan maupun Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Jika PJU reses dan Musrenbang difokuskan pada jalan lingkungan dan permukiman, maka beautifikasi diarahkan khusus untuk jalan utama.

"Beautifikasi ini fokus pada jalan arteri dan kolektor. Jadi terpisah dari PJU reses dan Musrenbang. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pencahayaan sekaligus memperbaiki tampilan kota," beber Panji.

Melalui program tersebut, Dishub Kota Bandung memperkirakan akan membangun sekitar 500 tiang PJU baru di luar target PJU reguler 2026. Seluruh PJU dirancang dengan konsep lebih seragam, rapi, dan mendukung estetika kawasan perkotaan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)