Hujan deras di negara bagian Kerala, India, menewaskan delapan orang dan menyebabkan delapan lainnya hilang. (Anadolu Agency)
Hujan Deras dan Terjangan Banjir Tewaskan 8 Orang di Kerala India
Willy Haryono • 2 August 2026 18:47
Kerala: Sedikitnya delapan orang meninggal dunia dan delapan lainnya masih dinyatakan hilang setelah hujan deras mengguyur negara bagian Kerala, India selatan, pada akhir pekan.
Kepala Menteri Kerala V.D. Satheesan mengonfirmasi jumlah korban tersebut melalui unggahan di platform media sosial X pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Selain korban meninggal, sebanyak 13 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Satheesan mengatakan pemerintah telah mengevakuasi 5.792 warga ke 209 tempat penampungan sementara untuk mengantisipasi risiko banjir dan longsor yang masih mengancam.
"Pemerintah akan memastikan bantuan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia serta mereka yang kehilangan rumah dan mata pencaharian," ujar Satheesan, dikutip dari Anadolu Agency.
Ia menambahkan bahwa meskipun intensitas hujan mulai menurun, pemerintah tetap mempertahankan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan cuaca buruk kembali terjadi.
"Persiapan telah dilakukan untuk menghadapi segala kemungkinan," katanya.
India setiap tahun mengalami musim hujan monsun yang berlangsung antara Juni hingga September. Curah hujan tinggi pada periode tersebut kerap memicu banjir, tanah longsor, serta kerusakan infrastruktur dan permukiman.
Sementara itu, bencana banjir juga melanda negara bagian Assam di India timur laut. Menurut otoritas setempat, sedikitnya 82 orang meninggal dunia akibat banjir yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Baca juga: Korban Tewas Banjir di Assam India Jadi 82 Orang, 1,1 Juta Warga Terdampak