Populer Ekonomi: Harga Minyak Dunia Turun hingga Danantara 'Diburu' Investor Asing

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Populer Ekonomi: Harga Minyak Dunia Turun hingga Danantara 'Diburu' Investor Asing

Husen Miftahudin • 11 July 2026 08:18

Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Jumat, 10 Juli 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari harga minyak dunia turun di tengah harapan jalur diplomatik AS-Iran hingga Danantara disebut jadi mitra strategis yang 'diburu' investor asing.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. Harga Minyak Dunia Turun di Tengah Harapan Jalur Diplomatik AS-Iran

Harga minyak dunia ditutup melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat setelah melonjak tajam pada sesi sebelumnya. Pelaku pasar lebih mencermati pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Iran ingin mencapai kesepakatan, dibandingkan eskalasi serangan terbaru antara kedua negara.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Dolar AS Turun, Mengekor Pelemahan Harga Minyak Dunia

Dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat, seiring meredanya kekhawatiran inflasi setelah harga minyak turun. Pelaku pasar juga mencermati risalah rapat Federal Reserve (The Fed) yang menunjukkan pandangan para pembuat kebijakan terkait suku bunga masih terbelah.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Rosan: Danantara Jadi Mitra Strategis yang 'Diburu' Investor Asing

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) terus memperkuat kepercayaan investor global terhadap perekonomian Indonesia melalui pengembangan kemitraan strategis dengan berbagai pihak di tingkat internasional.

Baca berita selengkapnya di sini.
 


4. RANS Entertainment Resmi IPO, Raup Dana Rp429,25 Miliar

PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tumbuh 5,2% pada 2026, ADB: Tertinggi Kedua di ASEAN

Asian Development Bank (ADB) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2 persen pada 2026. Capaian tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Asia Tenggara setelah Vietnam, di tengah perlambatan prospek ekonomi kawasan.

Baca berita selengkapnya di sini.

(Husen Miftahudin)