Ilustrasi. Foto: Istimewa.
Setengah Mahasiswa Indonesia Dapat Kerja Sebelum Lulus Kuliah
Candra Yuri Nuralam • 3 April 2026 07:50
Jakarta: Setengah mahasiswa di Indonesia sudah bekerja sebelum lulus dari perguruan tinggi. Fenomena ini dinilai sebagai bentuk keingintahuan mahasiswa mencari ilmu di luar ruang kelas dengan cara bekerja langsung.
“Mahasiswa hari ini tidak cukup hanya unggul secara akademik. Mereka harus memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, mulai dari komunikasi, literasi digital, kepemimpinan, hingga pengalaman magang,” kata Kepala Pusat Karir UIN Jakarta Muhammad Kholis Hamdy melalui keterangan tertulis, Jumat, 3 April 2026.
Kholis mengatakan, pihaknya sudah membuat studi pada 2025. Hasilnya, sebanyak 49,69 persen mahasiswa mengaku sudah bekerja sebelum lulus kuliah.
“Angka ini meningkat signifikan dibandingkan 44,41 persen pada 2024 dan 38,00 persen pada 2023,” ucap Kholis.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.
Masa tunggu kerja untuk mahasiswa yang memilih fokus kuliah juga meningkat berdasarkan risel pada 2025. Menurut Kholis, sebanyak 44,51 persen mahasiswa mengaku mendapatkan pekerjaan dalam waktu enam kurang dari enam bulan setelah kelulusan.
Rektor UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar menilai persentase mendapatkan pekerjaan untuk mahasiswa merupakan tren positif saat ini. Kampus mesti memperkuat kemampuan mahasiswa untuk bersaing di dunia kerja dengan banyak pelatihan.
“Ini menunjukkan lulusan UIN Jakarta tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, adaptabilitas, dan karakter yang dibutuhkan dunia kerja,” ujar Asep.