Kondisi Trump Baik-Baik Saja usai Penembakan di Gedung Putih

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Kondisi Trump Baik-Baik Saja usai Penembakan di Gedung Putih

Dimas Chairullah • 26 April 2026 10:46

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tidak terluka dan baik-baik saja usai dievakuasi setelah terjadinya insiden keamanan berupa ancaman penembakan di acara jamuan makan malam tahunan koresponden Gedung Putih pada Sabtu malam waktu setempat.

Berdasarkan laporan awal yang dikutip AsiaOne, Minggu, 26 April 2026, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Seorang petugas penegak hukum mengonfirmasi bahwa seorang pelaku telah melepaskan tembakan di luar area ballroom tempat Trump dan para tamu undangan lainnya duduk.

Kepanikan melanda ruang jamuan di Washington Hilton ketika agen Secret Service dan aparat keamanan lainnya langsung berhamburan mengamankan lokasi. Ratusan tamu yang sedang menyantap hidangan terpaksa bersembunyi di bawah meja untuk berlindung di tengah teriakan peringatan dari pengunjung lain untuk segera menunduk dan menyingkir.

Di tengah kekacauan tersebut, nyanyian "God Bless America" sempat terdengar saat Trump dikawal keluar panggung. Presiden Trump terlihat sempat terjatuh karena tersandung, namun ia segera dibantu berdiri oleh agen Secret Service. Sementara itu, beberapa saksi mata di kerumunan melaporkan mendengar sekitar lima hingga delapan kali ketukan suara tembakan.

Evakuasi Gedung Putih

Seluruh pejabat yang dilindungi oleh Secret Service segera dievakuasi dari aula yang berisi ratusan jurnalis terkemuka, selebritas, dan pemimpin nasional tersebut. Para anggota Garda Nasional kemudian mengambil posisi pengamanan di dalam dan di luar gedung, sementara helikopter pengawas terlihat berputar-putar di udara.

Meski sempat dilanda kekacauan yang meninggalkan pecahan piring dan gelas di lantai, panitia penyelenggara berupaya untuk tetap melanjutkan acara. Para pelayan terlihat kembali menata meja dan menyiapkan teleprompter sebagai persiapan untuk menyambut kembalinya Trump agar ia dapat membacakan pidatonya.

Jaksa AS Jeanine Pirro melalui unggahan videonya menyebutkan bahwa Secret Service telah mengambil alih kendali penuh atas hotel tersebut. Ia juga menambahkan bahwa Wali Kota Muriel Bowser dan Kepala Polisi Jeffery Carroll sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk mengambil alih komando setibanya di sana.

Diketahui, sistem keamanan di Washington Hilton pada acara ini biasanya hanya terfokus di ruang ballroom, sementara area lobi dan ruang publik lainnya tetap terbuka untuk tamu reguler hotel. Hal ini dinilai sering kali menciptakan celah keamanan yang rawan akan gangguan atau protes demonstran.

Makan Malam Bersama Jurnalis

Acara jamuan makan malam ini menandai kehadiran perdana Trump sebagai presiden, setelah sebelumnya ia selalu absen selama masa jabatan pertamanya maupun pada tahun pertama di masa jabatan keduanya.

Trump hadir didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Presiden JD Vance, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Acara tahunan ini juga menyoroti secara terang-terangan hubungan pemerintahan Trump yang kerap berselisih dengan media.

Sehari sebelum acara, hampir 500 jurnalis pensiunan menandatangani petisi yang mendesak asosiasi untuk menentang upaya Trump dalam menginjak-injak kebebasan pers.

Pemerintahan Trump dikenal memiliki riwayat permusuhan dengan media, mulai dari mencaci maki wartawan, melawan organisasi berita besar di pengadilan, hingga membatasi akses pers ke Pentagon. Menanggapi dinamika ini, Presiden Asosiasi Koresponden Gedung Putih (WHCA) dari CBS News, Weijia Jiang, mengakui bahwa hubungan dengan Gedung Putih memang bisa menjadi rumit dan intens, tetapi tetap memegang peranan yang kuat.

Sementara itu, puluhan demonstran terlihat berkumpul di seberang hotel sebelum acara dimulai. Beberapa demonstran membawa spanduk bertuliskan "Jurnalisme telah mati," dan ada pula yang menyindir menteri kabinet dengan mengenakan seragam penjara bertopeng Pete Hegseth.

Meski diwarnai tensi yang tinggi antara pemerintah dan media, sejumlah pejabat tinggi tetap hadir memenuhi undangan organisasi berita malam itu. Menteri Keuangan Scott Bessent diundang oleh New York Post, Menteri Dalam Negeri Doug Burgum dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio menjadi tamu NBC, sementara mantan pejabat Gedung Putih Taylor Budowich hadir sebagai tamu dari Associated Press.

Baca juga:  Pelaku Penembakan di Gedung Putih Ditangkap, Trump Puji Secret Service

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)