Puncak Kemarau Papua Pegunungan Diprediksi Agustus 2026

Ilustrasi kekeringan. Foto MGN

Puncak Kemarau Papua Pegunungan Diprediksi Agustus 2026

Lukman Diah Sari • 20 April 2026 12:07

Wamena: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena, Kabupaten Jayawijaya memprediksi musim kemarau akan berlangsung tiga hingga lima bulan ke depan di wilayah Papua Pegunungan. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena Laura SM Runggeari mengatakan sesuai prediksi, kemungkinan musim kemarau akan berlangsung pada  Mei dasarian tiga

“Kami memprediksi puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi pada Agustus 2026, dan musim kemarau akan berlangsung tiga hingga lima bulan ke depan,” kata Laura di Wamena, Senin, 20 April 2026, melansir Antara.

Dia mengumbau warga di wilayah Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya untuk dapat mengantisipasi prediksi musim kemarau tersebut. Selain musim kemarau, kata dia, wilayah Papua Pegunungan juga akan terdampak fenomena alam El Nino.

“Kami juga memprediksi Papua Pegunungan memang terdampak fenomena alam El Nino, tapi dampaknya tidak kuat. Kami masih terus update informasi El Nino supaya ada perkembangan terbaru terhadap fenomena alam itu,” jelas dia.

Ilustrasi - Petani mengamati tanaman padi berumur sekitar dua bulan yang mengalami kekeringan akibat kemarau di desa Pekan Biluy, Kecamatan Darul Kamal, kabupaten Aceh Besar, Aceh. ANTARA FOTO/Ampelsa

Dia menambahkan fenomena alam El Nino di wilayah Papua Pegunungan tidak terlalu berdampak secara signifikan.

“El Nino untuk wilayah Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya tidak terlalu berdampak, tetapi masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan,” ungkap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)