Ilustrasi tumpukan sampah. Dokumentasi/ istimewa
Pemindahan PSEL Makassar Dinilai Perlu Cermati Kesiapan Lokasi
Lukman Diah Sari • 14 April 2026 23:37
Makassar: Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Makassar, Sulawesi Selatan, bakal dipindah ke TPA Antang. Peneliti kebijakan publik dari Center of Economic and Law Studies, Gusti Raganata, memberikan catatan terkait rencana perpindahan lokasi proyek tersebut.
Menurutnya, pemilihan lokasi PSEL harus mengutamakan kesehatan warga sekitar, daya dukung lingkungan, serta dampak sosial yang paling kecil. Ia menerangkan, bahwa keputusan penentuan lokasi proyek energi berbasis sampah harus melampaui pertimbangan biaya jangka pendek dan tetap sesuai dengan standar operasional industri hijau.
“Perlu dilihat mana lokasi yang secara teknis jauh lebih siap untuk mengadopsi teknologi PSEL. Jangan sampai memaksakan proyek ini berada di lokasi yang secara lingkungan sudah mencapai titik jenuh,” ujar Gusti dalam keterangannya, Selasa, 14 April 2026.
Baca Juga :
“Infrastruktur PSEL sebaiknya dibangun di lokasi yang lebih aman secara struktur, dibandingkan membangun di atas tumpukan sampah tua di TPA Antang yang berisiko terhadap ketidakstabilan tanah dan pencemaran air lindi (leachate) yang kronis,” jelas dia.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Di sisi lain, Gusti menilai kawasan Tamalanrea, meski tidak sempurna, memiliki daya dukung yang lebih baik. Sebagai kawasan industri, wilayah ini dinilai memiliki infrastruktur jalan yang memadai, zona penyangga (buffer zone), risiko gesekan sosial yang lebih rendah, serta kondisi lahan yang lebih stabil dan aman.
Gusti menegaskan bahwa tujuan utama PSEL adalah memberikan solusi lingkungan, bukan sekadar mengolah sampah menjadi energi listrik. Dia mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk menyusun standar lokasi proyek yang komprehensif dan berorientasi jangka panjang, serta menetapkan standar operasional yang memenuhi kriteria industri hijau, baik secara nasional maupun internasional.