Mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak berat akibat terguling di Jalan Raya Sukanagara, ketika hendak membantu pemadaman api di Kecamatan Cidaun, Kamis (16/4/2026).ANTARA/Ahmad Fikri.
Mobil Damkar di Cianjur Terguling Menuju Lokasi Lebakaran, 3 Petugas Luka-Luka
Whisnu Mardiansyah • 16 April 2026 23:36
Cianjur: Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan tiga orang petugas yang mengalami kecelakaan akibat mobil pemadam kebakaran (damkar) terguling mendapat perawatan di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Sukanagara.
Kepala Satpol PP dan Damkar Cianjur, Djoko Purnomo, mengatakan satu unit mobil damkar terguling di Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukanagara. Mobil tersebut sedang dalam perjalanan membantu pemadaman api di Kecamatan Cidaun.
"Ketika memasuki jalan menurun dan menikung tajam dengan landasan jalan licin membuat sopir tidak dapat mengendalikan laju kendaraan ditambah mobil sudah terisi air sebanyak 1.500 liter hingga akhirnya terguling," kata Djoko Purnomo di Cianjur, seperti dilansir Antara, Kamis, 16 April 2026.
Empat Petugas di Dalam Mobil, Dua Alami Luka Serius
"Saat kejadian di dalam mobil terdapat empat orang petugas, dua orang mengalami luka cukup serius, satu orang luka ringan, dan satu orang lainnya hanya mengalami luka memar," katanya.
Dua orang petugas yang mengalami luka serius dibawa ke RSUD Sayang Cianjur guna mendapatkan pertolongan medis. Sementara itu, satu orang dengan luka ringan mendapat perawatan di klinik terdekat.
Mobil yang terguling langsung dievakuasi sehingga tidak menyebabkan antrean panjang kendaraan di jalur utama penghubung antara Cianjur dengan wilayah selatan atau sebaliknya.
Pihaknya memastikan petugas yang mendapat perawatan akan dirawat hingga sembuh seperti semula. Dengan demikian, mereka dapat kembali beraktivitas normal seperti biasa. Sementara kendaraan yang rusak akan mendapat perbaikan.
"Kami pastikan petugas yang mengalami kecelakaan menjalani perawatan sampai sembuh dan dapat kembali beraktivitas normal seperti semula," katanya.