Ilustrasi. Foto: Dok MI
Balik Arah, IHSG Turun 52 Poin ke 7.623
Eko Nordiansyah • 15 April 2026 16:36
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini melemah ke zona merah. IHSG bergerak fluktuatif sepanjang hari ini, meski sempat menguat pada pembukaan perdagangan Rabu, 15 April 2026.
Berdasarkan data RTI, IHSG turun 52,364 poin atau setara 0,68 persen ke posisi 7.623,586. IHSG sebelumnya sempat dibuka ke level 7.750,896. Sementara itu, IHSG juga berada di level terendah 7.623 dan tertinggi di posisi 7.773.
Adapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 51,438 miliar senilai Rp22,610 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp13.606,995 triliun dengan frekuensi sebanyak 3.164.275 kali.
Sore ini, tercatat sebanyak 380 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 292 saham melemah, dan 149 saham lainnya stagnan.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
IHSG sempat diprediksi lanjutkan penguatan
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi mencoba melanjutkan kenaikan ke 7.750-7.800. Namun ia mengingatkan investor untuk tetap hati-hati mengingat adanya kerentanan dengan koreksi minor. "Diperkirakan support IHSG 7.500-7.600 dan resist IHSG 7.750-7.800," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.Adapun IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik 2,34 persen, tapi disertai dengan net sell asing sebesar Rp48 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BRMS, BRPT, TPIA, IMPC, dan ANTM.
Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street kembali menguat pada perdagangan Selasa, 14 April 2026. Penguatan didorong optimisme pasar bahwa kesepakatan antara AS dan Iran masih berpeluang tercapai. Indeks S&P 500 menguat 1,18 persen, Dow Jones Industrial Average naik 0,66 persen, dan Nasdaq Composite melesat 1,96 persen.
Di sisi lain, Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan Selasa, 14 April 2026. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 2,43 persen dan Topix naik 0,87 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong menguat 0,82 persen, Taiex Taiwan melesat 2,37 persen, dan CSI 300 China naik 1,19 persen. Selain itu, indeks Kospi Korea Selatan naik 2,74 persen dan ASX 200 Australia menguat 0,50 persen. Di sisi lain, FTSE Straits Times menguat 0,47 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,45 persen.