Update Longsor TPST Bantargebang, 4 Orang Masih Hilang

Kasie Operasi Kantor SAR Jakarta, Ahmad Rizkiansyah. MTVN/Antonio

Update Longsor TPST Bantargebang, 4 Orang Masih Hilang

Antonio • 9 March 2026 06:55

Bekasi: Sebanyak 10 orang diperkirakan menjadi korban dalam peristiwa longsornya gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Hingga Minggu malam, 8 Maret 2026 enam orang berhasil dievakuasi dengan empat di antaranya ditemukan meninggal dunia.

Kasie Operasi Kantor SAR Jakarta Ahmad Rizkiansyah mengatakan Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap kemungkinan adanya korban lain yang tertimbun.

"Untuk korban diduga, ini baru dugaan, kurang lebih ada 10 orang. Untuk sementara, enam orang sudah ditemukan, empat dalam kondisi meninggal dunia dan dua dalam kondisi selamat," kata Rizki di Bekasi, Minggu, 8 Maret 2026.

Rizki menerangkan proses pencarian korban yang tertimbun sampah masih dilakukan hingga malam hari. Tim SAR membagi personel untuk tugas pengawasan dan penerapan prosedur keselamatan di lokasi kejadian.
 


"Untuk malam hari ini, kita masih melakukan proses pencarian. Untuk rencana nanti, kita akan bagi teman-teman untuk terkait dengan pengawasan, kemudian nanti akan ada safety officer di situ," ujar Rizki.

Ia mengungkapkan kendala utama dalam pencarian adalah tumpukan sampah dan kandungan gas berbahaya di lokasi longsor. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan petugas di lapangan.

"Ini sangat-sangat berbahaya sekali," ujar Rizki.


Tim SAR melakukan evakuasi korban tertimbun sampah di TPST Bantargebang yang longsor. (Metrotvnews.com/Antonio)

Tim SAR Gabungan juga membuka posko pengaduan bagi warga yang ingin melaporkan anggota keluarga hilang terkait peristiwa longsor sampah di Zona IV TPST Bantargebang.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat lokasi TPST Bantargebang merupakan tempat pembuangan akhir utama untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan volume sampah yang sangat besar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)