Tata Cara dan Keutamaan Melaksanakan Salat Lailatul Qadar

Ilustrasi: Pexels

Tata Cara dan Keutamaan Melaksanakan Salat Lailatul Qadar

Riza Aslam Khaeron • 12 March 2026 19:05

Jakarta: Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa yang dipenuhi kemuliaan dan ampunan.

Sebagaimana yang tertulis dalam Al-Qur'an, malam ini memiliki nilai yang lebih baik daripada seribu bulan, sehingga setiap amal ibadah yang dilakukan di dalamnya bernilai jauh lebih besar dibandingkan ibadah selama puluhan tahun.

Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim menegaskan bahwa siapapun yang mendirikan salat pada malam Lailatul Qadar dengan landasan iman dan semata-mata mengharap rida Allah, maka dosa-dosa masa lalunya akan diampuni.
 

Waktu Melaksanakan Malam Lailatul Qadar

Melaksanakan salat sunah Lailatul Qadar memiliki waktu yang cukup luas, selama dilaksanakan pada malam hari di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Meskipun dapat dikerjakan di setiap malam, ibadah ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan pada malam-malam ganjil, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

Pelaksanaan di tanggal-tanggal ganjil tersebut merujuk pada potensi besar hadirnya kemuliaan Lailatul Qadar. Namun, mengerjakan di malam genap pun tetap diperbolehkan.
 

Tata Cara Salat Malam Lailatul Qadar

Niat merupakan fondasi dari setiap amalan yang dilakukan. Sebelum mengerjakan salat malam Lailatul Qadar, sebaiknya membaca niat terlebih dahulu.

Niat Salat Malam Lailatul Qadar

1. Untuk 2 Rakaat
Ushalli sunnatan lillailatil qadri rak’ataini lillahi ta’ala.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat karena Allah Ta’ala."

2. Untuk 4 Rakaat
Ushalli sunnatan lillailatil qadri arba’a raka’atin lillahi ta’ala.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah Lailatul Qadar empat rakaat karena Allah Ta’ala."

Melansir dari NU Online, meskipun referensi mengenai salat khusus ini jarang ditemukan dalam literatur fikih atau tasawuf umum, panduannya dapat merujuk pada kitab nasihat Durratun Nasihin fil Wa‘zhi wal Irsyad.

Dalam kitab tersebut, dijelaskan tata cara pelaksanaannya sebagai berikut:
  • Jumlah Rakaat: Dilakukan sebanyak dua rakaat (atau empat rakaat dengan dua kali salam).
  • Bacaan Surat: Pada setiap rakaat, setelah membaca Surat Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.
  • Zikir Setelah Salam: Setelah mengakhiri salat, orang yang mendirikannya disunahkan membaca istighfar (Astaghfirull?ha wa at?bu ilayhi) sebanyak 70 kali.
Mengerjakan salat Lailatul Qadar setelah tarawih menjadi solusi praktis bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu. Waktu lainnya adalah saat menjelang sahur, karena pada jam tersebut memungkinkan beribadah dengan lebih khusyuk.
 
Baca Juga:
Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi? Ini 4 Tandanya
 

Keutamaan Salat Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar sering disebut sebagai malam penuh keberkahan. Banyak ulama menggambarkan malam ini sebagai kesempatan spiritual yang jarang terjadi. Melansir dari laman Rumah Zakat, ada beberapa keutamaannya, di antaranya:

1. Seperti Ibadah 83 Tahun Penuh
Pahala yang didapat pada malam ini setara dengan ibadah lebih dari seribu bulan atau sekitar 83 tahun. Hal inilah yang menyebabkan malam Lailatul Qadar dianggap sebagai kesempatan emas dalam beribadah.

2. Pengampunan Dosa dan Keselamatan dari Neraka
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Malaikat Turun Membawa Rahmat
Pada malam tersebut para malaikat turun ke bumi hingga terbit fajar. Doa-doa yang dipanjatkan dipercaya memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)