Satgas Damai Cartenz Sterilisasi Area Bandara Korowai Batu Usai Penembakan Smart Air

Pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR ditembak KKB di Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Kamis (11/2). ANTARA/HO/Dokumentasi

Satgas Damai Cartenz Sterilisasi Area Bandara Korowai Batu Usai Penembakan Smart Air

Lukman Diah Sari • 12 February 2026 11:34

Korowai: Satgas Damai Cartenz bersama unsur TNI berhasil mengamankan area Bandara Korowai Batu atau Danau Wage, Distrik Kombai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Kamis pagi, 12 Februari 2026. Saat ini, proses sterilisasi masih berlangsung.

“Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif,” ujar Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo di Bandara Tanah Merah, dalam keterangan resmi, Kamis, 12 Februari 2026. 


Evakuasi korban penembakan pesawat Smart Air. (Istimewa)

Dia mengungkap sebanyak 20 personel Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dan diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU. Koordinasi juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan, mengingat wilayah tersebut merupakan bandara perintis yang selama ini melayani akses vital masyarakat pedalaman.

Dia mengungkap dampak psikologis turut dirasakan warga sekitar bandara. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo.

Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut.

“Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” ujar Kombes Yusuf.

Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman. Selain itu, dua korban penembakan pesawat Smart Air yakni pilot dan kopilot terlah berhasil dievakuasi ke Timika untuk autopsi dan identifikasi. 

Sebelumnya, pada Rabu, 11 Februari 2026, penembakan terjadi terhadap pesawat komesial Smart Air. Dua orang tewas, yakni pilot dan kopilot. Sementara itu, 13 penumpang selamat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)