Lewat Digitalisasi Standar Gaji untuk ART Lebih Adil dan Transparan

Ilustrasi freepik

Lewat Digitalisasi Standar Gaji untuk ART Lebih Adil dan Transparan

Whisnu Mardiansyah • 13 February 2026 08:41

Jakarta: Berdasarkan data yang dihimpun jumlah PRT di Indonesia sebanyak 4,2 juta pekerja.Hukum ketenagakerjaan di Indonesia saat ini belum secara khusus mengatur tentang standar gaji PRT. 

Sementara, kebutuhan akan tenaga kerja rumah tangga terus meningkat terlebih jelang momen-momen seperti Ramadan dan Lebaran. Banyak keluarga urban menghadapi tantangan mencari pengganti ART secara cepat, aman, dan sesuai kebutuhan, terutama saat pekerja utamanya pulang kampung.

Belum disahkannya RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) membuat standar gaji PRT belum ada ketetapan resmi. CEO & Co-Founder Cicana Annisa Kartika mengatakan banyak pengguna jasa ART masih kesulitan menentukan standar gaji yang adil karena kurangnya referensi yang jelas.

Digitalisasi penghitungan gaji untuk ART lewat platform digital atau kalkulator gaji jadi solusi sebelum adanya regulasi resmi lewat UU. Seperti mengetahui kisaran gaji secara realistis berdasarkan tugas, beban kerja, lingkungan kerja, pengalaman pekerja, serta pemberi jasa.

“Melalui teknologi dan dengan sistem yang adil, aman, dan transparan, kami membangun kepercayaan serta menciptakan ekosistem kerja yang lebih manusiawi,” ujar Annisa Kartika dalam keterangannya, Kamis, 12 Februari 2026.

Sebagai penyedia jasa, keamanan dan kredibilitas menjadi priorits utama. Ini untuk mengantisipasi kasus-kasus yang kerap menimpa antara majikan dan ART-nya. Annisa mengatakan pihaknya telah terverifikasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI sebagai P3RT resmi.

Kehadiran teknologi digital membuat proses pencarian ART menjadi lebih cepat dan praktis, sekaligus meminimalkan risiko. Founder Cicana, Bagus Dwi Prasetyo, menegaskan bahwa inovasi teknologi menjadi bagian penting dari komitmen dalam menciptakan ekosistem kerja yang sehat.

“Kami berkomitmen membangun Trust bagi semua pihak melalui pendekatan yang penuh Empathy," ujar Bagus.

Bagus menambahkan pihaknya berkomitmen meningkatkan standar profesionalisme pekerja domestik di Indonesia melalui School of ART guna mendukung terciptanya kualitas layanan rumah tangga yang konsisten dan optimal di setiap hunian.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)