Penutupan Gunung Bromo Diperpanjang hingga 15 Agustus

Proses pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo/Balai Besar TNBTS

Penutupan Gunung Bromo Diperpanjang hingga 15 Agustus

Daviq Umar Al Faruq • 12 August 2026 07:36

Malang: Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memperpanjang masa penutupan kawasan wisata Gunung Bromo hingga 15 Agustus 2026. Keputusan ini diambil karena upaya pemadaman kebakaran hutan di kawasan tersebut masih terus berlangsung.

Pengumuman resmi disampaikan melalui akun Instagram @bbtnbromotenggersemeru pada Selasa, 11 Agustus 2026. Dalam unggahannya, pihak pengelola menyebut perpanjangan dilakukan demi menyesuaikan dengan situasi dan proses penanganan yang masih berjalan.

"Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo diperpanjang hingga 15 Agustus 2026, menyesuaikan kondisi kawasan yang masih dalam proses penanganan," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Sejak 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB, seluruh pintu masuk wisata Bromo ditutup. Akses yang ditutup meliputi Cemorolawang (Probolinggo), Wonokitri (Pasuruan), Jemplang dan Coban Trisula (Malang), serta Senduro (Lumajang).

Perpanjangan ini berdampak pada wisatawan yang telah memesan tiket. BB TNBTS memberikan opsi pengembalian dana atau penjadwalan ulang kunjungan.
 


"Bagi wisatawan yang terdampak, dapat mengajukan refund atau reschedule tiket sesuai ketentuan yang berlaku," tulis akun resmi tersebut.

Wisatawan yang memesan melalui agen perjalanan diwajibkan melampirkan bukti transfer pembayaran tiket dalam pengajuan refund.

"Bagi yang melakukan booking melalui travel agent, harap meminta bukti transfer pembayaran tiket kepada travel agent untuk dilampirkan dalam pengajuan refund," tambah pengumuman itu.

BB TNBTS menegaskan bahwa pengajuan refund hanya diproses jika dilengkapi bukti transfer yang sah.

"Pengajuan refund yang valid wajib melampirkan bukti transfer pembayaran tiket, seperti contoh yang tertera," jelasnya.


Penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)/BPBD Kab. Malang


Informasi tentang pembukaan kembali akses wisata akan diumumkan secara resmi melalui kanal komunikasi BB TNBTS. Wisatawan diminta tidak mempercayai informasi dari sumber lain sebelum ada pernyataan resmi dari pengelola.

"Informasi pembukaan kembali kawasan akan disampaikan melalui kanal resmi BBTNBTS," tulis @bbtnbromotenggersemeru.

Kebijakan perpanjangan ini diambil demi menjamin keselamatan pengunjung, seiring dengan masih adanya titik api dan proses pemadaman di beberapa lokasi di kawasan TNBTS. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BB TNBTS untuk perkembangan lebih lanjut.

(Whisnu M)