Ini Provinsi Diprediksi Turun Hujan Periode 11-17 Agustus

Ilustrasi: Medcom.id

Ini Provinsi Diprediksi Turun Hujan Periode 11-17 Agustus

Whisnu Mardiansyah • 12 August 2026 13:51

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk periode 11–17 Agustus 2026. Secara umum, cuaca di Indonesia didominasi cerah berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di sejumlah wilayah tertentu.

Berdasarkan pemantauan BMKG, El Nino berada pada kategori kuat dengan anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik Timur (Niño3.4) di atas +2 derajat Celsius. Indeks IOD juga tercatat positif (+0,63), yang menunjukkan suplai uap air cenderung bergerak dari Indonesia bagian Barat ke pesisir Timur Afrika.

Kombinasi ini membuat musim kemarau di Indonesia lebih kering dari normal. Pada Dasarian II Agustus 2026, sekitar 95,62 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/dasarian), dan hanya 4,38 persen yang masuk kategori menengah.

Wilayah dengan curah hujan rendah mencakup sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, hingga Papua.
 


Potensi Hujan Periode 11–14 Agustus 2026

Cuaca umumnya cerah berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan sedang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua.

Angin kencang berpotensi di Aceh, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.

Potensi Hujan Periode 15–17 Agustus 2026


Cuaca masih didominasi cerah berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan sedang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, Riau, Papua Pegunungan, dan Papua.

Angin kencang berpotensi di Jawa Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Selatan.

Meski kering mendominasi, hujan lokal masih mungkin terjadi. Faktor yang berperan antara lain gelombang Rossby Ekuatorial aktif di Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Lampung, dan Papua Selatan.

Kedua, gelombang Kelvin melintasi Sumatra tengah hingga Utara, termasuk Aceh dan Riau, serta Papua Pegunungan hingga Papua Selatan. Serta, aktivitas MJO yang masih teridentifikasi di sebagian Sumtera, Banten, Kalimantan, dan Papua bagian Utara.


Ilustrasi hujan Medcom.id

(Whisnu M)